Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
Kemenpora
13 jam yang lalu
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
2
Persijap Yakin Segara Bangkit Usai Gagal Kalahkan Garudayaksa FC
Sepakbola
12 jam yang lalu
Persijap Yakin Segara Bangkit Usai Gagal Kalahkan Garudayaksa FC
3
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
Metropolitan
20 jam yang lalu
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
4
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
Metropolitan
17 jam yang lalu
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
5
Ivan Mamut Pastikan Kemenangan Persija atas Persebaya
Sepakbola
12 jam yang lalu
Ivan Mamut Pastikan Kemenangan Persija atas Persebaya
6
Rizky Ridho Sebut TC di Bali Perkuat Kekompakan Timnas Indonesia
Sepakbola
12 jam yang lalu
Rizky Ridho Sebut TC di Bali Perkuat Kekompakan Timnas Indonesia
Home  /  Berita  /  Badminton

PT Kuala Lumpur Kepong Punya 2 Jenis Limbah B3 yang Digunakan Masyarakat Dumai

PT Kuala Lumpur Kepong Punya 2 Jenis Limbah B3 yang Digunakan Masyarakat Dumai
Limbah B3 jenis fly ash dan bottom ash dari hasil pembakaran batubara dan cangkang sawit perusahaan CPO di Kota Dumai, Riau, digunakan masyarakat untuk menimbun jalan.
Selasa, 19 April 2016 15:06 WIB
Penulis: Eric
DUMAI - PT Kuala Lumpur Kepong (KLK) yang terletak kawasan Pelindo 1, Kota Dumai, Riau, ternyata memiliki dua jenis Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3), yaitu spent bleaching earth dan fly ash. Dimana kuat dugaan kedua limbah tersebut pun digunakan oleh masyarakat di Kecamatan Sungai Sembilan dan Kecamatan Medang Kampai, Kota Dumai.

Pantauan GoRiau.com, kedua limbah ini kuat dugaan telah mencemari lingkungan hidup, seperti tanah. Spent bleaching earth mampu mencemari sumber air dangkal. Tidak hanya itu, tanaman yang terkena limbah ini pun mendadak mati.

"Kalau penggunaan limbah ini sudah bertahun-tahun. Tapi, dampaknya masyarakat yang tidak mengetahui," ulas Rudi warga Kecamatan Sungai Sembilan, Kota Dumai kepada GoRiau.com, Selasa (19/4/2016).

Ia membenarkan penggunaan limbah B3 jenis spent bleaching earth banyak digunakan oleh masyarakat, sebagai tanah timbun.

"Kalau air sumbur bor di Kecamatan Sungai Sembilan tak bagus. Air berminyak," tuturnya.

Sementara itu pihak PT Kuala Lumpur Kepong (KLK) saat dikonfirmasi GoRiau.com dengan Pebri dinomor telpon 081276721xxx, tidak memberikan jawaban, hingga berita ini diterbitkan.***

Kategori:Badminton, PON
wwwwww