Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
Umum
20 jam yang lalu
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
2
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
Olympic
15 jam yang lalu
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
3
Hadiri Pelantikan PP Hikmahbudhi, Menpora Erick Ajak Pemuda Fokus Peguatan SDM dan Ekonomi
Kemenpora
14 jam yang lalu
Hadiri Pelantikan PP Hikmahbudhi, Menpora Erick Ajak Pemuda Fokus Peguatan SDM dan Ekonomi
4
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
Ekonomi
18 jam yang lalu
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
5
Direktur LBH JARAK Sebut "Genk Solo" Mainkan Issue Diversion
Umum
13 jam yang lalu
Direktur LBH JARAK Sebut Genk Solo Mainkan Issue Diversion
6
Massa Turunkan Foto Gibran di DPRD DIY, Guntur Romli Sebut Bukti Kemarahan Rakyat
Umum
19 jam yang lalu
Massa Turunkan Foto Gibran di DPRD DIY, Guntur Romli Sebut Bukti Kemarahan Rakyat
Home  /  Berita  /  DKI Jakarta

Penyambutan Terpidana BLBI di Bandara Jadi Trending Topik, Ini Penyebabnya

Penyambutan Terpidana BLBI di Bandara Jadi Trending Topik, Ini Penyebabnya
Salah satu meme yang beredar luas di media sosial facebook. (daniel/GoNews Group)
Sabtu, 23 April 2016 20:12 WIB
Penulis: Daniel Caramoy
JAKARTA- Setelah buron selama 13 tahun lamanya, terpidana korupsi dana bantuan likuiditas Bank Indonesia (BLBI) Samadikun Hartono akhirnya bisa ditangkap pihak Badan Intelijen Negara (BIN) di Shanghai China.

Samdikun Hartono pun kemudian dipulangkan ke tanah air melalui Bandara Internasional Halim Perdana Kusuma pada hari Kamis (21/04/2016) sekitar pukul 21.45 WIB.

Proses penyambutanya pun sedikit istimewa, dimana Kepala BIN Sutiyoso didampingi pejabat teras seperti Jaksa Agung M Prasetyo. Bahkan dalam penyambutan itu terlihat seperti sepesial, baik Sutiyoso maupun Prasetyo memakai setelan jaz bak menyambut tamu terhormat.

Hal ini pulalah yang menjadi pembicaraan masyarakat Indonesia melalui berbagai media sosial seperti twitter, facebook, maupun jejaring sosial lainya.

Penyambutan ini dinilai berlebihan dan tidak mencerminkan penjemputan terpidana korupsi. "Ini lah negeri kita, yang sudah jelas koruptor disambut bak raja, sementara yang maling ayam, diseret dan diborgol bak penjahat kelas kakap," tulis Tito salah satu pengguna facebook, Sabtu (23/04/2016).

Bukan hanya sekedar status, foto perbedaan antara penyambutan Samadikun Hartono dan penjemputan Ust Abu Bakar Baasyir juga beredar luas, dengan berbagai macam tulisan yang menyindir pemerintah.

"Katanya Koruptor lebih sadis ketimbang teroris, tapi mana buktinya?, seorang ustadz diborgol dan dikawal Polisi, sementara koruptor disambut dengan VVIP," tulis salah satu pengguna facebook lainya.

Dari penulusuran GoNews Group, ada 11 macam versi meme penyambutan Samadikun Hartono yang menjadi perbincangan. Selain muncul perbandingan dengan Ust Abu Bakar Baasyir, muncul juga meme penangkapan maling ayam yang dikawal ketat, serta penggusuran di wilayah Jakarta.

Bahkan status dan gambar yang diunggah akun milik salah satu pengurus LSM LIRA di Bangkinang Riau, sudah ratusan komentar serta berulang-ulang dibagikan ke Wall masing-masing.***

wwwwww