Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
Metropolitan
15 jam yang lalu
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
2
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
Metropolitan
13 jam yang lalu
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
3
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
Kemenpora
9 jam yang lalu
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
4
Persijap Yakin Segara Bangkit Usai Gagal Kalahkan Garudayaksa FC
Sepakbola
8 jam yang lalu
Persijap Yakin Segara Bangkit Usai Gagal Kalahkan Garudayaksa FC
5
Rizky Ridho Sebut TC di Bali Perkuat Kekompakan Timnas Indonesia
Sepakbola
8 jam yang lalu
Rizky Ridho Sebut TC di Bali Perkuat Kekompakan Timnas Indonesia
Home  /  Berita  /  Badminton

Rumah Juragan Emas Dharmasraya Disantroni Perampok Bersenpi, 200 Juta Dibawa Kabur

Rumah Juragan Emas Dharmasraya Disantroni Perampok Bersenpi, 200 Juta Dibawa Kabur
Polisi sedang olah TKP perampokkan di rumah juragan mas Dharmasraya.
Jum'at, 06 Mei 2016 09:40 WIB
Penulis: Eko Pangestu

DHARMASRAYA - Rumah milik juragan emas di daerah Jorong Durian Simpai, Kenagarian Koto Nan Ampek Dibauh, Kecamatan Sembilan Koto, Dharmasraya disantroni perampok diduga menggunakan senjata api (senpi), Jumat dini hari sekitar pukul 02:30 WIB (6/5/2016). Informasi yang dihimpun, kawanan perampok berjumlah 4 orang, usai beraksi kabur menggunakan sepeda motor.

Informasi yang dikumpulkan GoSumbar,com di lokasi kejadian menyebutkan, dua orang yang berada didalam rumah milik juragan emas diikat dan mulut ditutup menggunakan lakban hitam. Menurut keterangan korban yang bernama Yusril Fauzan (28) sebelum kejadian ia bersama Asep (33) sedang berkerja menyusun barang yang sudah dibuat perhiasan.

Ketika keduanya bersip untuk istirahat tidak diduga, ada mendobrak pintu rumah ternyata empat orang pelaku perampokan itu masuk ke rumah. Salah satu dari mereka menodongkan senjata api bentuknya jenis pistol.

Keduanya kemudian dipukul di bagian kepala dan kedua mulut mereka diikat dengan lakban warna hitam. Kemudian keempat orang perampok mengobrak abrik lemari dan laci meja mereka menemukan emas yang akan siap di jual ke toko emas.

Tak hanya mengambil emas, kawanan perampok juga berhasil mengambil uang tunai sekitar 20 juta. Padahal uang tunan ini rencananya mau disetor ke bank.

Juragan Mas, Yusril Fauzan menyebutkan, total kerugian mencapai Rp200 juta sudah termasuk dengan emas yang kami kumpulkan selama ini.

"Kami berharap polisi bisa menangkap pelaku," kata Fauzan sedih.

Kasus perampokan menggunakan senjata api ini kini sedang ditindak lanjuti serta dalam pengembangan oleh Polres Dharmasraya. (***)

Editor:Calva
Kategori:Beladiri, Badminton
wwwwww