Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
Umum
23 jam yang lalu
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
2
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
Olympic
18 jam yang lalu
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
3
Hadiri Pelantikan PP Hikmahbudhi, Menpora Erick Ajak Pemuda Fokus Peguatan SDM dan Ekonomi
Kemenpora
17 jam yang lalu
Hadiri Pelantikan PP Hikmahbudhi, Menpora Erick Ajak Pemuda Fokus Peguatan SDM dan Ekonomi
4
Direktur LBH JARAK Sebut "Genk Solo" Mainkan Issue Diversion
Umum
16 jam yang lalu
Direktur LBH JARAK Sebut Genk Solo Mainkan Issue Diversion
5
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
Ekonomi
21 jam yang lalu
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
6
Massa Turunkan Foto Gibran di DPRD DIY, Guntur Romli Sebut Bukti Kemarahan Rakyat
Umum
22 jam yang lalu
Massa Turunkan Foto Gibran di DPRD DIY, Guntur Romli Sebut Bukti Kemarahan Rakyat
Home  /  Berita  /  Badminton

Usai Tikam Tetangganya Hingga Tewas, Pelaku Pembunuhan di Kuansing Ini Kabur

Usai Tikam Tetangganya Hingga Tewas, Pelaku Pembunuhan di Kuansing Ini Kabur
Ilustrasi
Senin, 16 Mei 2016 13:48 WIB
Penulis: Wirman Susandi
TELUKKUANTAN - JS (36), warga Simpang Kampar Desa Lubuk Kebun Kecamatan Logas Tanah Darat (LTD) langsung melarikan diri usai menancapkan pisaunya di paha Abdi Sinulingga (17) yang tak lain adalah tetangganya, Minggu (15/5/2016).

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 12.30 Wib. Ketika itu, korban baru saja pulang dari gereja dan menyantap lontong di sebuah warung. Begitu juga dengan pelaku.

Tak lama setelah itu, korban dijemput oleh temannya yang bernama Candra untuk pergi ke rumah Sitepu. Ternyata, pelaku mengikuti dari belakang.

Belum sempat turun dari motor, korban sudah didatangi oleh pelaku dan langsung menancapkan pisau ke paha sebanyak dua kali. Setelah itu, pelaku langsung kabur menggunakan sepeda motornya ke arah Simpang Sako Pangean.

Sementara, korban dalam keadaan bersimbah dara dilarikan ke tempat praktek bidan. Kemudian dilarikan ke RSUD Telukkuantan dan akhirnya dirujuk ke Pekanbaru. Naas, dalam perjalanan pemuda ini meninggal dunia akibat pendarahan yang hebat.

Kepolisian Resor Kuansing membenarkan peristiwa penganiayaan berat yang berakhir dengan kematian tersebut.

"Saat ini, kita memburu pelaku dan berharap masyarakat tenang. Percayakan hal ini kepada kami, kami akan mengungkap kasus ini," ujar Kapolres Kuansing, AKBP Edy Sumardi P, SIk melalui Kasubag Humas Iptu Musabi, Senin (16/5/2016) siang di Telukkuantan.***

wwwwww