Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Mabes Polri Cek Kabar Penangkapan Jenderal Bintang Empat di Mako Brimob Terkait Isu Penyadapan
Umum
10 jam yang lalu
Mabes Polri Cek Kabar Penangkapan Jenderal Bintang Empat di Mako Brimob Terkait Isu Penyadapan
2
Soroti RUU Perampasan Aset di Parlemen, Jamdatun Peringatkan Potensi Penyalahgunaan Wewenang Negara
Umum
12 jam yang lalu
Soroti RUU Perampasan Aset di Parlemen, Jamdatun Peringatkan Potensi Penyalahgunaan Wewenang Negara
3
BMKG Prakirakan Sebagian Jabodetabek Berpotensi Hujan Ringan pada Sore Hari Ini
Metropolitan
20 jam yang lalu
BMKG Prakirakan Sebagian Jabodetabek Berpotensi Hujan Ringan pada Sore Hari Ini
4
Sashenka Ukir Sejarah, Pejudo Pertama dan Penyumbang Medali Pertama Indonesia
Olympic
8 jam yang lalu
Sashenka Ukir Sejarah, Pejudo Pertama dan Penyumbang Medali Pertama Indonesia
5
Gibran Tak Penuhi Syarat Wapres Usai Putusan MA, Bola Panas Kini di Tangan Prabowo
Umum
14 jam yang lalu
Gibran Tak Penuhi Syarat Wapres Usai Putusan MA, Bola Panas Kini di Tangan Prabowo
6
DPRD DKI Dorong Ancol Tingkatkan Daya Saing Lewat Inovasi Wisata
Metropolitan
12 jam yang lalu
DPRD DKI Dorong Ancol Tingkatkan Daya Saing Lewat Inovasi Wisata
Home  /  Berita  /  Badminton

Mengaku Polisi, Pria Asal Pariaman Ini Gagahi Anak di Bawah Umur 2 Kali dan Hamil, Propam Sempat Tangkap Anggota Benaran

Mengaku Polisi, Pria Asal Pariaman Ini Gagahi Anak di Bawah Umur 2 Kali dan Hamil, Propam Sempat Tangkap Anggota Benaran
Ilustrasi
Sabtu, 21 Mei 2016 09:50 WIB
Penulis: Ismail
BENGKALIS- RH (19) warga Jalan Fatahilah, Desa Pauh Timur, Kecamatan Pariaman Tengah, Sumatera Barat diamankan polisi. Pria yang tinggal di Jalan Jendral Sudirman Kelurahan Damon, Kecamatan Bengkalis ini diringkus setelah dilaporkan menghamili anak di bawah umur.

Untuk meyakinkan korban, pelaku mengaku sebagai oknum Polisi. Apalagi dikontrakannya dia tinggal bersama personil Polres Bengkalis. Kapolres Bengkalis, AKBP Ino Harianto membenarkan penangkapan terhadap RH. Menurutnya, dari laporan orangtua dan korban, pelaku pencabulan merupakan oknum Polisi. Awalnya Polisi sempat menyeret personil Polisi yang bertugas di Polsek Bantan. 

"Namun setelah personil Polisi itu dihadapkan Propam dengan korban, korban mengaku tidak mengenal oknum Polisi tersebut. Dari situ diketahui RH yang tinggal satu kos dengan personil Polisi itu merupakan pelakunya," ucap Kapolres, Jumat (20/5/2015). 

Diketahui RH sebagai pelaku setelah personil Polisi menerangkan bahwa selain dirinya ada RH yang juga menumpang tinggal di rumah tersebut. "Pelaku berhasil kita ringkus Kamis (19/5/2016) setelah sempat pulang ke kampung halaman beberapa hari. Dari pengakuan pelaku, perbuatan pencabulan sudah 2 kali dia lakukan terhadap korban," pungkasnya seraya mengatakan saat ini pelaku pencabulan yang mengaku Polisi itu mendekam di sel Polres Bengkalis. ***-

wwwwww