Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
Lingkungan
22 jam yang lalu
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
2
Dinov dan Michelle Pimpin Parade Tim Indonesia di Pembukaan Dakar 2026
Olympic
16 jam yang lalu
Dinov dan Michelle Pimpin Parade Tim Indonesia di Pembukaan Dakar 2026
3
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa 'Geruduk' Imigrasi Jakbar
Umum
16 jam yang lalu
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa Geruduk Imigrasi Jakbar
4
Zlatko Runje Sukses Dampingi Persib Kalahkan Kalteng FC
Sepakbola
15 jam yang lalu
Zlatko Runje Sukses Dampingi Persib Kalahkan Kalteng FC
5
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
Sepakbola
16 jam yang lalu
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
6
Gagal Curi Poin di Bandung, Mundari Karya: Kami Dihukum
Sepakbola
15 jam yang lalu
Gagal Curi Poin di Bandung, Mundari Karya: Kami Dihukum
Home  /  Berita  /  Badminton

Negerinya Jadi Pasar Peredaran Kaos Palu Arit, Ini Tanggapan Plt Gubernur Riau

Negerinya Jadi Pasar Peredaran Kaos Palu Arit, Ini Tanggapan Plt Gubernur Riau
Plt Gubri, H Arsyadjuliandi Rachman.
Sabtu, 21 Mei 2016 15:13 WIB
Penulis: Ratna Sari Dewi
PEKANBARU - Provinsi Riau perlu mewaspadai peredaran kaos bergambar palu arit yang merupakan lambang Partai Komunis Indonesia (PKI). Sebab, beberapa waktu lalu, Rabu(18/5/2016), Kepolisian Resor (Polres) Indragiri Hilir (Inhil), Riau, berhasil mengamankan kakak beradik yang berkaos paham komunis itu. Mereka mengaku membeli kaos tersebut di pasar jongkok Tembilahan.

Mengetahui wilayahnya menjadi sasaran peredaran kaos palu arit, Pelaksana Tugas (Plt) Gubenur Riau, H Arsyadjuliandi Rachman pun angkat bicara. Ia meminta Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Provinsi Riau untuk memantau pergerakan komunis tersebut hingga ke tingkat-tingkat desa.

“Kita harus waspada dan terus melakukan pemantauan. Kesbangpol juga punya satu media bersama untuk memantau pergerakan PKI di Tembilahan dan disetiap daerah. Apalagi selepas penangkapan di Inhil yang memakai kaos itu (palu arit), harus kita pantau juga di tempat lainnya," ungkapnya, Sabtu (21/5/2016) di Pekanbaru.

Menurutnya, sejumlah instansi terkait dan masyarakat harus turut melakukan pemantauan. Sehingga kondisi di wilayah sekitar masing-masing dapat terpantau lebih efektif dan cepat tanggap. Begitu mendapati gerak-gerik mencurigakan agar segera melaporkannya kepada pihak yang berwajib.

“Bukan hanya Kesbangpol yang harus memantau, tetapi juga masyarakat dan seluruh instansi pemerintahan. Dengan begitu, paham ini (komunis) dapat kita awasi pergerakannya. Jangan sampai berkembang di tempat kita,” tutupnya. ***

Kategori:Voli, Riau, Badminton
wwwwww