Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
Umum
22 jam yang lalu
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
2
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
Kemenpora
15 jam yang lalu
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
3
Mulyanto: Satgas Indonesia-Singapura Harus Bongkar Jaringan Korporasi Perusak Lingkungan
Nasional
13 jam yang lalu
Mulyanto: Satgas Indonesia-Singapura Harus Bongkar Jaringan Korporasi Perusak Lingkungan
4
Presiden Prabowo: Indonesia Harus Jadi Bangsa yang Menang
Kemenpora
15 jam yang lalu
Presiden Prabowo: Indonesia Harus Jadi Bangsa yang Menang
5
Presiden Prabowo Serahkan Bonus Atlet Peraih Medali Asian Games dan Asian Para Games 2026
Kemenpora
15 jam yang lalu
Presiden Prabowo Serahkan Bonus Atlet Peraih Medali Asian Games dan Asian Para Games 2026
6
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
Umum
22 jam yang lalu
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
Home  /  Berita  /  DKI Jakarta

Beringin Karya Lahir, Terancamkah Golkar?

Beringin Karya Lahir, Terancamkah Golkar?
Ilustrasi deklarasi partai Beringin Karya.
Selasa, 24 Mei 2016 14:30 WIB
JAKARTA- Ketika Partai Golkar menuju rekonsiliasi, dunia politik nasional diwarnai berita lahirnya sebuah partai baru yang dari beberapa sisi mirip dengan Golkar, yaitu Partai Beringin Karya atau Berkarya.

Meski Partai Berkarya menegaskan diri bukan terbentuk karena kekecewaan terhadap Partai Golkar, namun mereka sangat membuka diri bagi kader Golkar yang kecewa dengan hasil Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub).

Menanggapi berdirinya Partai Berkarya, politisi muda Golkar di DPR RI, Bowo Sidik Pangarso, menilai itu bukan masalah yang mesti dikhawatikan. Ia juga yakin Beringin Karya bukan ancaman bagi Golkar.

Bowo yang pada Munaslub Golkar 2016 lalu menjadi bagian dari tim pemenangan kandidat Aziz Syamsuddin, mengklaim, tidak ada satupun kader partai maupun eks calon ketua umum yang kecewa terhadap hasil Munaslub. Apalagi, Ketua Umum Golkar yang baru, Setya Novanto, berjanji akan merangkul semua kader untuk membangun partai.

"Saya yakin Pak Nov akan merangkul. Silakan saja (berdiri), kami tidak ada kekhawatiran. Saya yakin," tegasnya.

Lebih lanjut, anggota Komisi VI DPR RI ini menegaskan Ketua Umum Partai Berkarya, Mayjen TNI (Purn) Syamsu Djalal, bukan kader Golkar.

"Dia (Syamsu) bukan kader Golkar.Dia itu mantan Dan Puspom TNI. Mungkin waktu sebelum reformasi sebagai ABRI pernah ikut berjuang untuk Golkar. Tapi dia belum pernah jadi anggota," ujar Bowo. (rls)

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Olympic, Metropolitan, DKI Jakarta
wwwwww