Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Diajak Nikah Cewek Kazakhstan, Ini Sosok Youtuber Fiki Naki Asal Pekanbaru
Peristiwa
23 jam yang lalu
Diajak Nikah Cewek Kazakhstan, Ini Sosok Youtuber Fiki Naki Asal Pekanbaru
2
Ketum Projamin Ambroncius Dijemput Paksa Usai Jadi Tersangka
Hukum
14 jam yang lalu
Ketum Projamin Ambroncius Dijemput Paksa Usai Jadi Tersangka
3
Kasus Corona Tembus 1 Juta, Ketua DPD Sebut PPKM Tak Efektif
Kesehatan
23 jam yang lalu
Kasus Corona Tembus 1 Juta, Ketua DPD Sebut PPKM Tak Efektif
4
Dukcapil Terbitkan Akta Kematian 53 Korban Insiden SJY182
Pemerintahan
23 jam yang lalu
Dukcapil Terbitkan Akta Kematian 53 Korban Insiden SJY182
5
Gus Jazil Bilang Ketidak Disiplinan Masyarakat Penyebab Kasus Covid-19 Tembus 1 Juta
MPR RI
18 jam yang lalu
Gus Jazil Bilang Ketidak Disiplinan Masyarakat Penyebab Kasus Covid-19 Tembus 1 Juta
6
Ada 7 Calon Tersangka Kasus Asabri dan Masih Bisa Bertambah
Hukum
23 jam yang lalu
Ada 7 Calon Tersangka Kasus Asabri dan Masih Bisa Bertambah
Home  /  Berita  /  GoNews Group
Wonderful Indonesia 2016

Menpar Arief Yahya: Kita Pilih Rinjani yang Diajukan Jadi Geopark Dunia

Menpar Arief Yahya: Kita Pilih Rinjani yang Diajukan Jadi Geopark Dunia
Menteri pariwisata Ri, Arief Yahya.
Kamis, 26 Mei 2016 03:49 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA- Rinjani di Lombok diajukan untuk menjadi geopark dunia melalui UNESCO. Menpar Arief Yahya pun punya pesan khusus terkait kunjungan turis ke sana.

"Iya kemarin kita sudah pilih antara Jambi (Geopark Merangin) dan Rinjani di Lombok, akhirnya kita pilih Rinjani," ujarnya kepada awak media di Gedung Sapta Pesona, Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Rabu (25/5/2016).

Arief melanjutkan, ada 3 hal yang harus diperhatikan jika nantinya Rinjani menjadi geopark dunia. 3 Hal yang jadi suatu dasar fondasi destinasi wisata yakni aksesibilitas, atraksi dan amenitas (hotel).

"Atraksi wisatanya harus level dunia, harus ada knowledge karena ini geopark," tegasnya.

Untuk itu, Kementerian Pariwisata siap turun tangan membantu dan bekerjasama dengan LHK. Yang pasti, konservasi alam dan pelestarian budaya di dalamnya harus diperhatikan dan dinomorsatukan.

Selanjutnya soal akses, Arief berujar agar penerbangan langsung (direct flight) ke Lombok makin banyak. Emirates dan Qatar kabarnya sudah siap terbang langsung ke sana.

"Jujur sekarang Lombok masih secondary destination, nomor satunya Bali karena 80 persen turis ke sana itu dari Bali. Harus punya banyak direct flight agar menjadi destinasi utama," papar Arief.

Yang pasti, jika nantinya UNESCO menyetujui Rinjani sebagai geopark dunia, maka nama Lombok akan makin terkenal. Itulah momen yang tepat untuk terus promosi gencar-gencaran sekaligus menggeber pembangunan dan pembenahan fasilitas wisata. (*/dnl)

wwwwww