Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Dinov dan Michelle Pimpin Parade Tim Indonesia di Pembukaan Dakar 2026
Olympic
18 jam yang lalu
Dinov dan Michelle Pimpin Parade Tim Indonesia di Pembukaan Dakar 2026
2
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa 'Geruduk' Imigrasi Jakbar
Umum
18 jam yang lalu
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa Geruduk Imigrasi Jakbar
3
Zlatko Runje Sukses Dampingi Persib Kalahkan Kalteng FC
Sepakbola
18 jam yang lalu
Zlatko Runje Sukses Dampingi Persib Kalahkan Kalteng FC
4
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
Sepakbola
19 jam yang lalu
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
5
Gagal Curi Poin di Bandung, Mundari Karya: Kami Dihukum
Sepakbola
18 jam yang lalu
Gagal Curi Poin di Bandung, Mundari Karya: Kami Dihukum
6
Lewat Single "Cinta Baru", Briana Sukses Buka Perhelatan Jakarta Rocktober 2026
Hiburan
18 jam yang lalu
Lewat Single Cinta Baru, Briana Sukses Buka Perhelatan Jakarta Rocktober 2026
Home  /  Berita  /  Badminton

Lakukan Pertemuan Lintas Tokoh, Dandim Pasaman: Mari Bersama Tolak Komunisme dan Radikalisme

Lakukan Pertemuan Lintas Tokoh, Dandim Pasaman: Mari Bersama Tolak Komunisme dan Radikalisme
Dandim 0305/Pasaman Letkol Arm Cosmas Pramundhito, S.H Foto bersama para tokoh masyarakat di Kabupaten Pasaman usai melakukan pertemuan. (Penrem 032/Wbr)
Sabtu, 28 Mei 2016 05:51 WIB

LUBUK SIKAPING - Pemda Pasaman adakan pertemuan Lintas Tokoh se-kabupaten Pasaman bertempat di Aula Bupati Pasaman lantai III. Acara silaturrahmi ini dihadiri sejumlah tokoh yaitu Bupati Pasaman Yusuf Lubis, Wakil Bupati Pasaman, Dandim 0305/Pasaman Letkol Arm Cosmas Pramundhito, S.H, Kejari, Wakapolres Pasaman, Ulama dan Tokoh Masyarakat lainnya.

Dandim 0305/Pasaman Letkol Arm Cosmas Pramundhito, S.H sebagai salah satu narasumber dalam kegiatan tersebut memberikan beberapa pemahaman serta mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menolak lahirnya kembali faham radikalisme dan komunisme di Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), lebih lanjut beliau mengatakan NKRI adalah harga mati yang tidak bisa ditawar-tawar walau dalam kondisi apapun.

Peran tokoh agama, tokoh masyarakat, orang tua, pendidik dan komponen masyarakat lainnya sangat berpengaruh dalam hal ini karena merupakan sebagai pemegang peranan vital serta benteng yang kokoh untuk mencegah masuknya paham ekstrimisme, radikalisme dan terorisme terutama dikalangan generasi muda saat ini.

Dalam kegiatan yang dilakukan Rabu 25 Mei 2016, seluruh tokoh menandatangani secara bersama-sama penolakan masuknya paham komunis dan radikalisme ke Negara Kesatuan Republik Indonesia khususnya Kab. Pasaman. (Penrem 032/Wbr)

Editor:Calva
Kategori:Badminton, PON
wwwwww