Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
Kemenpora
13 jam yang lalu
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
2
Persijap Yakin Segara Bangkit Usai Gagal Kalahkan Garudayaksa FC
Sepakbola
13 jam yang lalu
Persijap Yakin Segara Bangkit Usai Gagal Kalahkan Garudayaksa FC
3
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
Metropolitan
20 jam yang lalu
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
4
Ivan Mamut Pastikan Kemenangan Persija atas Persebaya
Sepakbola
12 jam yang lalu
Ivan Mamut Pastikan Kemenangan Persija atas Persebaya
5
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
Metropolitan
18 jam yang lalu
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
6
Rizky Ridho Sebut TC di Bali Perkuat Kekompakan Timnas Indonesia
Sepakbola
13 jam yang lalu
Rizky Ridho Sebut TC di Bali Perkuat Kekompakan Timnas Indonesia
Home  /  Berita  /  Badminton

Guna Tingkatkan Produksi, Petani Kakao Padang Pariaman Diberikan Pelatihan dan Alat Panen

Guna Tingkatkan Produksi, Petani Kakao Padang Pariaman Diberikan Pelatihan dan Alat Panen
Petugas Dinas Pertanian Peternakan dan Kehutanan Kabupaten Padang Pariaman serahkan gunting kepada petani Kakao. (Humas Padang Pariaman)
Jum'at, 17 Juni 2016 10:36 WIB

PARIT MALINTANG - Dalam rangka meningkatkan produksi Kakao dan produktifitas lahan di Kabupaten Padang Pariaman, Dinas Pertanian Peternakan dan Kehutanan melalui Bidang Perkebunan telah merancang dan melaksanakan kegiatan Intensifikasi Kakao. Karena keterbatasan anggaran pelaksanaan kegiatan ini hanya difokuskan pada 10 kelompok tani (Keltan) yang tersebar di Kec. Sei Geringging.

Untuk itu pada hari Rabu (15/6/2016) lalu dilaksanakan Pembagian Gunting Pangkas Kakao sebanyak 250 unit kepada 10 keltan yang merupakan lanjutan rangkaian kegiatan, dimana sebelumnya telah dilaksanakan pelatihan lapangan (Sekolah Lapang/SL) Pemangkasaan dan Sanitasi Kebun. Output dari SL ini adalah meningkatnya kualitas dan keterampilan petani dalam memangkas Kakao mereka.

Nantinya, setelah pembagian gunting pangkas berselang sebulan kemudian akan dilanjutkan dengan SL Pemupukan dan diikuti dengan pembagian pupuk.

"Dengan demikian secara aspek sarana dan prasarana, peningkatan kualitas SDM, serta motivasi kelompok tani telah difasilitasi oleh pemerintah melalui Bidang Perkebunan Distannakhut," jelas Kasi Teknologi dan Produksi Tanaman Perkebunan Renny Hildayanti, SP.

"Tinggal pelaksanaan dan tindakan praktis petani di lapangan. Pemerintah berharap petani mengikuti petani Kakao di Jepang yang benar dalam mengelola Kakao sehingga berdampak pada Peningkatan produksi dan kesejahteraan petani," imbuh Renny lagi. (Humas/Riska)

Editor:Calva
Kategori:Ekonomi, Badminton
wwwwww