Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Tak Dinafkahi Maell Lee dan Ditawar Rp 5 Juta, Intan Ratna Juwita: Maaf Mending Saya Jualan Es Kelapa Saja
Peristiwa
3 jam yang lalu
Tak Dinafkahi Maell Lee dan Ditawar Rp 5 Juta, Intan Ratna Juwita: Maaf Mending Saya Jualan Es Kelapa Saja
2
Anis Byarwati Minta Kaum Muda Ikut Kontribusi Atasi Kemiskinan
Politik
23 jam yang lalu
Anis Byarwati Minta Kaum Muda Ikut Kontribusi Atasi Kemiskinan
3
Ketua DPP PPP Merasa Aneh saat Rakyat Dilarang Mudik, Tapi WN China Boleh Masuk
Peristiwa
23 jam yang lalu
Ketua DPP PPP Merasa Aneh saat Rakyat Dilarang Mudik, Tapi WN China Boleh Masuk
4
Kisah Penjual Prangko Kembalikan Duit Rp 16,4 Juta yang Ia Temukan di Depan Kantor Pos
Peristiwa
24 jam yang lalu
Kisah Penjual Prangko Kembalikan Duit Rp 16,4 Juta yang Ia Temukan di Depan Kantor Pos
5
Hari Ini, Puan Akan Tinjau Larangan Mudik di Tiga Provinsi Sekaligus
Politik
21 jam yang lalu
Hari Ini, Puan Akan Tinjau Larangan Mudik di Tiga Provinsi Sekaligus
6
Gandeng Kidzania Jakarta, Mitsubishi Konsisten Edukasi Otomotif untuk Anak-anak
Ekonomi
22 jam yang lalu
Gandeng Kidzania Jakarta, Mitsubishi Konsisten Edukasi Otomotif untuk Anak-anak
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Imam Nahrawi Senang Jika Atlet Mau Jadi PNS

Imam Nahrawi Senang Jika Atlet Mau Jadi PNS
Menpora Imam Nahrawi
Minggu, 19 Juni 2016 22:11 WIB
Penulis: Azhari Nasution
BALI - Pilihan menjadi pegawai negeri sipil (PNS) para atlet Indonesia yang berprestasi diapresiasi Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi. Menurutnya, jik atlet jadi PNS akan bisa membantu Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora).

''Seperti Koko Prasetyo Darkuncoro dan Ade Chandra, dua atlet voli Indonesia yang saat ini menjadi PNS di Deputi IV Bidang Peningkatan Prestasi Kemenpora yang dipimpin Gatot S Dewabroto,'' ujar Imam Nahrawi kepada wartawan di Sanur, Bali, Minggu (19/6/2016).

Imam menambahkan, bahwa terdapat beberapa atlet yang memiliki masa depan untuk menjadi PNS seperti Ade Chandra dan Koko Prasetyo. Dia akan mendukung penuh untuk hal positif tersebut agar nasib atlet tak tergantung pada olahraga saja.

"Saya mendengar ada beberapa juga yang memiliki impian menjadi PNS, saya kira itu suatu opsi yang harus kita siapkan bersama kami sudah membicarakan itu dengan Kemenpan dan ada porsi yang jelas dan terukur, tentunya dengan cara seleksi yang ada prioritas," tandasnya. ***

wwwwww