Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Tak Dinafkahi Maell Lee dan Ditawar Rp 5 Juta, Intan Ratna Juwita: Maaf Mending Saya Jualan Es Kelapa Saja
Peristiwa
9 jam yang lalu
Tak Dinafkahi Maell Lee dan Ditawar Rp 5 Juta, Intan Ratna Juwita: Maaf Mending Saya Jualan Es Kelapa Saja
2
LaNyalla: Pesantren Punya Peran Besar dalam Memajukan Indonesia
Politik
10 jam yang lalu
LaNyalla: Pesantren Punya Peran Besar dalam Memajukan Indonesia
3
Polisi Kejar Debt Collector yang Hendak Rampas Mobil yang Angkut Orang Sakit
Hukum
16 jam yang lalu
Polisi Kejar Debt Collector yang Hendak Rampas Mobil yang Angkut Orang Sakit
4
Sembilan Debt Collector Penghadang Serda Nurhadi Ditangkap
Peristiwa
9 jam yang lalu
Sembilan Debt Collector Penghadang Serda Nurhadi Ditangkap
5
Al-Aqsa Diserang, Dunia Internasional dan Donatur Diminta Lakukan Ini
Peristiwa
13 jam yang lalu
Al-Aqsa Diserang, Dunia Internasional dan Donatur Diminta Lakukan Ini
6
Penyelidik AS Ungkap Temuan Virus sebagai Model Upaya Perang
Internasional
15 jam yang lalu
Penyelidik AS Ungkap Temuan Virus sebagai Model Upaya Perang
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Lepas Kontingen Tim Olimpiade Rio de Jeneiro, Presiden Jokowi: Lagu Indonesia Raya Harus Menggema di Brazil

Lepas Kontingen Tim Olimpiade Rio de Jeneiro, Presiden Jokowi: Lagu Indonesia Raya Harus Menggema di Brazil
Tim Kontingen Indonesia saat dilepas Presiden Joko Widodo di Istana. (istimewa)
Rabu, 22 Juni 2016 11:18 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA- Presiden Joko Widodo berharap agar lagu Indonesia Raya bergema dan berkumandang di Brazil. Keinginan Presiden Jokowi tersebut, disampaikan saat melepas Tim Indonesia yang akan mengikuti Olimpiade Rio de Janeiro, Brasil 2016, di halaman Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (22/06/2016).

Jokowi berharap atlet-atlet Indonesia yang berlaga di berbagai cabang olahraga dapat menyabet medali emas dan mengharumkan nama Indonesia.

"Saya ucapkan selamat berjuang mengharumkan nama Indonesia, dari tanah air saya menanti lagu Indonesia Raya berkumandang di Rio de Janeiro," sambut Jokowi.

Jokowi juga menjelaskan, sejarah telah mencatat Indonesia hingga saat ini baru mengumpulkan 27 medali di Olimpiade. Untuk itu ia berharap Olimpiade kali ini ada atlet Indonesia yang mendapatkan medali ke-28 dan kalau bisa lebih banyak lagi.

Untuk memacu semangat para atlet, mantan Gubernur DKI Jakarta itu mengingatkan semangat juang yang menggebu-gebu ditunjukkan para atlet Indonesia 64 tahun lalu saat pertama kali mengikuti Olimpiade Finlandia. Semangat yang sama juga harus ditunjukkan dalam olimpiade kali ini.

"Saya percaya semangat yang sama juga pasti menggelora di dada saudara-saudara di Indonesia yang sekarang ini yang akan berangkat ke Rio de Janeiro dan semangat untuk memberikan yang terbaik baik bagi Indonesia untuk mengharumkan nama Indonesia di pentas dunia," ujarnya.

Jokowi juga meminta para atlet menunjukkan jiwa sportivitas dan mental pemenang. Dia tidak mau Indonesia dipandang remeh oleh negara-negara lain karena tak menjunjung tinggi sportivitas.

"Yang lebih penting dari medali saya harap para atlet semua bisa menunjukkan ke dunia bahwa Indonesia bangsa yang besar, bangsa tangguh, bangsa yang sanggup bersaing, memiliki mental pemenang. Tunjukkan Indonesia menjaga fair play, disiplin dan tidak jumawa," ujarnya.

Sementara itu, Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi menambahkan Olimpiade Rio de Janeiro akan berlangsung pada 5-22 Agustus mendatang. Indonesia mengirim 60 atlet terbaiknya, di antaranya masih ada 25 atlet yang berjuang untuk lolos seleksi olimpiade.

"Kami laporkan juga bahwa semua atlet dapat fasilitas yang lebih baik. Tiket pesawat kelas bisnis. Bonus akan dilipatgandakan, berikut dengan menyiapkan masa depan atlet olimpiade," pungkas politisi PKB itu. ***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:GoNews Group, Peristiwa, Pemerintahan, Olahraga, DKI Jakarta
wwwwww