Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Tak Dinafkahi Maell Lee dan Ditawar Rp 5 Juta, Intan Ratna Juwita: Maaf Mending Saya Jualan Es Kelapa Saja
Peristiwa
9 jam yang lalu
Tak Dinafkahi Maell Lee dan Ditawar Rp 5 Juta, Intan Ratna Juwita: Maaf Mending Saya Jualan Es Kelapa Saja
2
LaNyalla: Pesantren Punya Peran Besar dalam Memajukan Indonesia
Politik
11 jam yang lalu
LaNyalla: Pesantren Punya Peran Besar dalam Memajukan Indonesia
3
Sembilan Debt Collector Penghadang Serda Nurhadi Ditangkap
Peristiwa
10 jam yang lalu
Sembilan Debt Collector Penghadang Serda Nurhadi Ditangkap
4
Polisi Kejar Debt Collector yang Hendak Rampas Mobil yang Angkut Orang Sakit
Hukum
17 jam yang lalu
Polisi Kejar Debt Collector yang Hendak Rampas Mobil yang Angkut Orang Sakit
5
Al-Aqsa Diserang, Dunia Internasional dan Donatur Diminta Lakukan Ini
Peristiwa
14 jam yang lalu
Al-Aqsa Diserang, Dunia Internasional dan Donatur Diminta Lakukan Ini
6
Promosi dan Degradasi Timnas Tak Perlu Jadi Polemik Kata Amali
Sepakbola
6 jam yang lalu
Promosi dan Degradasi Timnas Tak Perlu Jadi Polemik Kata Amali
Home  /  Berita  /  Olahraga

Perannya Sangat Dibutuhkan, Satlak Prima Usulkan Steven Bird Dampingi Atlet Olimpiade

Perannya Sangat Dibutuhkan, Satlak Prima Usulkan Steven Bird Dampingi Atlet Olimpiade
Tim Olimpiade Indonesia saat dilepas oleh Presiden Joko Widodo. (istimewa)
Rabu, 22 Juni 2016 17:24 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA- Satuan Pelaksana Program Indonesia Emas (Satlak Prima) mengusulkan pakar sport science dari Australia, Dr Steven Bird dimasukkan Komite Olimpiade Indonesia (KOI) dalam kontingen Olimpiade Indonesia yang akan tampil pada Olimpiade Rio de Jeneito, Brasil, 5-21 Agustus 2016.

"Peran Steven Bird sangat dibutuhkan atlet Indonesia untuk bisa tampil prima dalam menghadapi pertandingan," kata Wakil Ketua Umum Satlak Prima, Lukman Niode di Jakarta, Rabu (23/6).

Sebagai Assistant Professor Di James Cook University Australia, kata Lukman Niode, Bird mengerti betul mengatasi kendala-kendala yang akan dialami para atlet di Olimpiade Rio de Jeneiro nanti.

"Bird itu expert dalam pemulihan pada kompetisi, recovery system, endurance system dan nutrisi pada saat kompetisi. Dan, Bird sudah bekerja sama dengan Indonesia sejak 2007 melalui Program Atlet Andalan (PAL)," kata Lukman yang mantan perenang Olimpiade.

Sementara itu, Asisten Deputi Olahraga Prestasi, Chandra Bhakti mengatakan, Kemenpora telah memasok dana sebesar Rp24,5 Miliar dari Rp 35 miliar alokasi bantuan dana untuk mendukung kontingen Olimpiade Indonesia.

"Dana bantuan telah dikirimkan ke rekening KOI sebesar Rp24,5 miliar atau 70 persen dari alokasi dana bantuan sebesar Rp35 miliar. Sisanya yakni Rp10,5 miliar baru bisa dikirimkan kembali setelah ada laporan pertanggungjawaban penggunaan anggaran," katanya. ***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Peristiwa, Olahraga
wwwwww