Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
Lingkungan
22 jam yang lalu
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
2
Dinov dan Michelle Pimpin Parade Tim Indonesia di Pembukaan Dakar 2026
Olympic
16 jam yang lalu
Dinov dan Michelle Pimpin Parade Tim Indonesia di Pembukaan Dakar 2026
3
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa 'Geruduk' Imigrasi Jakbar
Umum
16 jam yang lalu
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa Geruduk Imigrasi Jakbar
4
Zlatko Runje Sukses Dampingi Persib Kalahkan Kalteng FC
Sepakbola
15 jam yang lalu
Zlatko Runje Sukses Dampingi Persib Kalahkan Kalteng FC
5
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
Sepakbola
16 jam yang lalu
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
6
Gagal Curi Poin di Bandung, Mundari Karya: Kami Dihukum
Sepakbola
15 jam yang lalu
Gagal Curi Poin di Bandung, Mundari Karya: Kami Dihukum
Home  /  Berita  /  Badminton

Waduh..., Ditangkap KPK, I Putu Sudiartana Kok Stress

Waduh..., Ditangkap KPK, I Putu Sudiartana Kok Stress
I putu Sudiartana setelah resmi memakai seragam Orange tahanan KPK. (istimewa)
Sabtu, 02 Juli 2016 03:07 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Pasca ditangkap tim satuan tugas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), anggota Komisi III DPR dari Fraksi Partai Demokrat I Putu Sudiartana mengalami gangguan ketegangan mental dan emosional.

Bahkan menurut Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan, I Putu diduga mengalami stres berat alias ketegangan mental dan emosional. Sementara KPK sendiri, saat ini masih mengembangkan kasus dugaan suap pengurusan anggaran proyek 12 ruas jalan di Sumatera Barat pada APBN Perubahan 2016 ini.

"Itu juga masih pengembangan. Dia masih stress dia," ungkap Basaria di Gedung KPK, Jakarta Selatan, Jumat (1/7/2016).

Anak buah Susilo Bambang Yudhoyono itu kini mendekam di sel tahanan Polres Metro Jakarta Selatan.

Putu ditangkap karena diduga bersama stafnya Novianti dan koleganya Suhemi menerima suap dari pengusaha Askan Yogan serta Kepala Dinas Prasana Jalan dan Tata Ruang Pemukiman Sumatera Barat, Suprapto.

Suap diberikan agar Putu memerjuangkan anggaran pembangunan 12 ruas jalan di Sumatera Barat dalam APBN Perubahan 2016 sebesar Rp 300 miliar. (***)

wwwwww