Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ubed Akui Waktu Mepet dan Richie Ingin Hasil Terbaik
Badminton
21 jam yang lalu
Ubed Akui Waktu Mepet dan Richie Ingin Hasil Terbaik
2
Asael, Michelelle, dan Miftaqul Masih Berada di Jalur Positif
Olympic
21 jam yang lalu
Asael, Michelelle, dan Miftaqul Masih Berada di Jalur Positif
3
Seragam Kontingen Indonesia Hasil Kolaborasi Sarinah dan Mills Menggandeng Brand Lokal
Olympic
21 jam yang lalu
Seragam Kontingen Indonesia Hasil Kolaborasi Sarinah dan Mills Menggandeng Brand Lokal
4
Senator Dailami: Polri Bersama Masyarakat Jangan Hanya Slogan
Hukum
21 jam yang lalu
Senator Dailami: Polri Bersama Masyarakat Jangan Hanya Slogan
5
BMKG Prakirakan Sebagian Jabodetabek Berpotensi Hujan Ringan pada Sore Hari Ini
Metropolitan
12 jam yang lalu
BMKG Prakirakan Sebagian Jabodetabek Berpotensi Hujan Ringan pada Sore Hari Ini
6
MA Batalkan Suket Gibran, Mulyanto Minta DPR Segera Bentuk Pansus
Nasional
22 jam yang lalu
MA Batalkan Suket Gibran, Mulyanto Minta DPR Segera Bentuk Pansus
Home  /  Berita  /  Beladiri

Dianiaya Karena Anaknya Menangis Hingga Babak Belur, IRT di Pekanbaru Ini Polisikan Suami Sirinya

Dianiaya Karena Anaknya Menangis Hingga Babak Belur, IRT di Pekanbaru Ini Polisikan Suami Sirinya
Ilustrasi
Rabu, 13 Juli 2016 09:52 WIB
Penulis: Barkah Nurdiansyah
PEKANBARU - Seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) bernama Ita (27) mendatangi Polresta Pekanbaru, Riau, Selasa (12/7/2016). Ia diduga telah dianiaya oleh suami sirinya berinisial LM (29), hingga mengalami cidera pada wajahnya.

Penganiayaan yang dialami Ita warga Jalan Pucuk Sari, Kecamatan Rumbai, Pekanbaru itu, bermula ketika anaknya menangis. Karena mendengar tangisan sang anak, membuat LM merasa terganggu.

Data yang dirangkum GoRiau.com dari pihak kepolisian, sebelumnya korban dan LM sempat terlibat pertengkaran karena anaknya menangis. Namun, LM semakin kesal dan memukul wajah korban hingga bibirnya mengalamu luka robek.

Tidak puas sampai di sana, LM juga memukul kepala dan tangan korban hingga mengalami luka memar. Tidak terima dengan perlakuan suaminya, korban melapor ke SPKT Polresta Pekanbaru.

Kassubag Humas Polresta Pekanbaru, Ipda Letman Z, Rabu (13/7/2016) saat dikonfirmasi, membenarkan adanya laporan terkait kasus dugaan KDRT tersebut dan saat ini pihaknya sedang melakukan penyelidikan.

"Kita sudah terima laporan serta hasil visum korban, saat ini kasusnya sedang diselidiki. Jika terbukti melakukan KDRT, LM akan segera diproses hukum," pungkas Letman.***

Kategori:Beladiri
wwwwww