Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ubed Akui Waktu Mepet dan Richie Ingin Hasil Terbaik
Badminton
21 jam yang lalu
Ubed Akui Waktu Mepet dan Richie Ingin Hasil Terbaik
2
Asael, Michelelle, dan Miftaqul Masih Berada di Jalur Positif
Olympic
22 jam yang lalu
Asael, Michelelle, dan Miftaqul Masih Berada di Jalur Positif
3
Seragam Kontingen Indonesia Hasil Kolaborasi Sarinah dan Mills Menggandeng Brand Lokal
Olympic
22 jam yang lalu
Seragam Kontingen Indonesia Hasil Kolaborasi Sarinah dan Mills Menggandeng Brand Lokal
4
Senator Dailami: Polri Bersama Masyarakat Jangan Hanya Slogan
Hukum
21 jam yang lalu
Senator Dailami: Polri Bersama Masyarakat Jangan Hanya Slogan
5
BMKG Prakirakan Sebagian Jabodetabek Berpotensi Hujan Ringan pada Sore Hari Ini
Metropolitan
12 jam yang lalu
BMKG Prakirakan Sebagian Jabodetabek Berpotensi Hujan Ringan pada Sore Hari Ini
6
Makan Konate Menerima Kekalahan Lapang Dada
Sepakbola
23 jam yang lalu
Makan Konate Menerima Kekalahan Lapang Dada
Home  /  Berita  /  Beladiri

Kalap Kepergok Saat Transaksi Sabu, Oknum Diduga Wartawan Ngacir Tinggalkan Mobil

Kalap Kepergok Saat Transaksi Sabu, Oknum Diduga Wartawan Ngacir Tinggalkan Mobil
Kompol Irwan Harahap tengah mengintrogasi terduga pengedar sabu, Kamis petang
Kamis, 14 Juli 2016 19:40 WIB
Penulis: Chairul Hadi
PEKANBARU - Direktorat Reserse Narkoba Polda Riau berhasil meringkus eks penjual ikan saat hendak bertransaksi narkoba jenis sabu, Kamis (14/7/2016) sore tadi, di Jalan Adi Sutjipto, Pekanbaru. Namun sayang, satu orang lainnya yang diduga pemesan, berhasil meloloskan diri dan meninggalkan mobilnya di lokasi penggerebekan.

Dari barang bukti yang didapat, polisi menduga kalau pria yang berhasil kabur ini merupakan oknum wartawan. Sebab selain KTP atas nama FS (inisial, red) dan STNK sepeda motor, ditemukan pula kartu Pers media mingguan dan kartu tanda anggota dari salah satu organisasi, di mana tertulis Wartawan Reformasi Nasional Indonesia.

"Barang-barang tersebut kita temukan dari dalam dompet yang tertinggal di mobil Toyota Avanza di lokasi penggerebekan. Selain itu kita dapati pula ada pemantik api mirip pistol," benar Kasubdit I, AKBP Hasyim Risahondua melalui Kanit III, Kompol Irwan Harahap, di kantor Dit Narkoba, Jalan Prambanan, Kamis malam.

Sementara satu orang lagi, katanya, berhasil ditangkap dengan inisial E alias Win (25). Dia inilah yang memang jadi incaran Polda Riau selama ini, sebab dari informasi yang diperoleh, eks penjual ikan di Pasar Pagi Arengka tersebut kerap menjajakan serbuk haramnya, bahkan kepada kalangan remaja.

"Remaja di sana banyak yang tidak mau masuk sekolah, dan melawan sama orangtua. Di sana juga sering terjadi aksi pencurian, seperti curanmor (pencurian kendaraan bermotor,red), handphone dan sebagainya. Lalu juga ada warnet yang buka 24 jam," bebernya.

Setelah Win diringkus, anggota pun langsung melakukan pengembangan ke rumah pelaku. Di sana, polisi berhasil menemukan barang bukti berupa narkotika jenis sabu-sabu sebanyak 23 paket, bong atau alat hisap, gunting, mancis, dua unit handphone serta pipet.

Barang bukti tersebut cukup membuat Win tak bisa mengelak lagi. Dia mengaku memang sudah beralih profesi menjadi penjaja narkoba sejak dua bulan terakhir. Barang tersebut diakuinya dibeli dari seorang pria berinisial R, dengan keuntungan Rp500 ribu.

"Kita akan dalami siapa R ini serta akan melacak terduga oknum wartawan (FS) ini. Sebagian identitasnya kan sudah kita dapatkan. Kita juga akan memeriksa siapa pemilik mobil yang ditinggalkan di lokasi. Sementara untuk E, sudah kita amankan untuk dimintai keterangannya," tukas Irwan. ***

Kategori:Beladiri
wwwwww