Asael, Michelelle, dan Miftaqul Masih Berada di Jalur Positif
![]() |
| Atlet wushu Indonesia, Asael Christo Jacob Rondonuwu. (PB WI) |
Penulis: Azhari Nasution
DAKAR - Kontingen Indonesia mengawali perjuangan positif di Youth Olympic Dakar 2026. Ketiga cabang olahraga (cabor), yaitu wushu, bulutangkis dan akuatik yang bertanding di hari pertama mampu menunjukkan penampilan menjanjikan pada pagelaran multievent empat tahunan remaja bergengsi dunia.
Turun di disiplin toulo (seni) men’s combine, atlet wushu Asael Christo Jacob Rondonuwu menempati ranking kedua klasemen sementara usai turun di nomor Changquan (jurus tangan kosong) dengan nilai 9.300. Hasil ini menjadi modal berharga Asael yang akan melanjutkan penampilannya pada rangkaian Gunshu (tongkat) pada Senin (2/11/2026).
Hasil menjanjikan juga diraih perenang Michelle Surjadi Fang yang berhasil melaju ke final nomor 100 meter gaya kupu-kupu putri. Michelle mengakhiri pertandingan di peringkat kelima dengan catatan waktu 1 menit 01,33 detik, sekaligus memperbaiki waktunya pada babak penyisihan yang sebelumnya tercatat 1 menit 01,50 detik. Sementara dari bulutangkis, pebulutangkis Miftaqul Putri Ayudis mengamankan poin pertama di fase grup H usai menang atas How Hong Elsa (Mauritius) dengan skor 2-0 (21-17 21-14).
Chef de Mission (CdM) Kontingen Indonesia, Ita Yuliati, mengapresiasi penampilan para atlet yang mampu menunjukkan semangat juang di tengah berbagai tantangan pada hari pertama pertandingan.
“Alhamdulillah, wushu, renang, dan bulutangkis mampu mengawali perjuangan dengan hasil positif. Asael tampil meyakinkan dalam debutnya, yang juga menjadi momen bersejarah karena wushu untuk pertama kalinya dipertandingkan di Youth Olympic Games,” ujar Ita.
“Di renang, tantangannya cukup besar karena pertandingan berlangsung di kolam terbuka dengan cuaca panas yang memengaruhi temperatur air. World Aquatics bahkan sempat melakukan penyesuaian jadwal karena kondisi kolam. Namun, Michelle dan Reynard tetap mampu memberikan penampilan terbaik. Begitu juga Ayu yang tampil meyakinkan dan mendapat dukungan dari suporter tuan rumah,” tambahnya.
Asael mengaku hasil yang diraihnya pada rangkaian Changquan menjadi suntikan motivasi untuk menghadapi pertandingan berikutnya. “Rasanya senang bisa merasakan debut wushu di Dakar 2026. Bangga sekali, dan sekarang fokus untuk pertandingan besok,” kata Asael.
Kegembiraan serupa dirasakan Michelle yang mendapatkan pengalaman berharga saat bersaing dengan perenang muda dari berbagai negara. Pengalaman tersebut menjadi bekal untuk menghadapi dua nomor berikutnya, yakni 50 meter gaya kupu-kupu putri pada 4 November dan 200 meter gaya kupu-kupu putri pada 6 November.
“Buat saya, ini pengalaman yang sangat baru. Saya senang sekali bisa bertanding dengan atlet-atlet dari luar negeri, seperti Rusia, AS, dan Jepang. Senang rasanya bisa berada di satu kolam dengan mereka. Mereka adalah lawan-lawan baru bagi saya, sehingga banyak pengalaman dan hal baru yang bisa saya pelajari, termasuk mengenal budaya di sini,” ungkap Michelle.
Sementara itu, perenang putra Reynard Delian Purwanto menyelesaikan nomor 100 meter gaya kupu-kupu putra di posisi keenam pada babak penyisihannya dengan catatan waktu 58,24 detik.
Dari cabang bulu tangkis, Rayhan Pandu Aksara harus mengakui keunggulan wakil China, Tian Yue Hong dengan skor 1-2 (19-21, 22-20, 16-21). Meski belum berhasil mengamankan kemenangan, Rayhan mampu memberikan perlawanan ketat sepanjang pertandingan.
Tim Indonesia dijadwalkan akan tampil di tiga cabang olahraga, yaitu wushu, judo, dan bulutangkis. Adalah Sashenka Cahaya Fatimah yang akan turun di nomor -63 putri, atlet wushu Asael yang akan berlaga di nomor Gunshu, serta pebulutangkis yaitu Reynard dan Ayu yang masih akan melanjutkan babak kualifikasi. ***
| Kategori | : | Olympic, DKI Jakarta |













