Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Desak DPR Makzulkan Gibran Mengacu Putusan MK dan MA
Hukum
15 jam yang lalu
Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Desak DPR Makzulkan Gibran Mengacu Putusan MK dan MA
2
Kebutuhan Industri Melonjak, BPS Catat Nilai Impor Nasional Naik 19,67 Persen Sepanjang 2026
Ekonomi
14 jam yang lalu
Kebutuhan Industri Melonjak, BPS Catat Nilai Impor Nasional Naik 19,67 Persen Sepanjang 2026
3
BMKG Prediksi Cuaca Jabodetabek Cerah Berawan Hari Ini
Metropolitan
21 jam yang lalu
BMKG Prediksi Cuaca Jabodetabek Cerah Berawan Hari Ini
4
Ubed Akui Waktu Mepet dan Richie Ingin Hasil Terbaik
Badminton
7 jam yang lalu
Ubed Akui Waktu Mepet dan Richie Ingin Hasil Terbaik
5
Asael, Michelelle, dan Miftaqul Masih Berada di Jalur Positif
Olympic
8 jam yang lalu
Asael, Michelelle, dan Miftaqul Masih Berada di Jalur Positif
6
Mutasi 7 Polisi Polrestabes Surabaya Disorot, Buntut Penangkapan 3 Legislator Partai Gerindra
Umum
13 jam yang lalu
Mutasi 7 Polisi Polrestabes Surabaya Disorot, Buntut Penangkapan 3 Legislator Partai Gerindra
Home  /  Berita  /  Sepakbola

Pieter Huistra Sebut Lini Pertahanan PSS Sleman Masih Rapuh

Pieter Huistra Sebut Lini Pertahanan PSS Sleman Masih Rapuh
Laga PSS Sleman melawan Garudayaksa FC berakhir 1-3. (Ileague.id)
Senin, 02 November 2026 20:51 WIB
Penulis: Azhari Nasution

BOGOR - PSS Sleman kembali harus gigit jari sekaligus gagal revans dengan hasil pertandingan yang dijalani. Berlaga di pekan kedelapan Super League 2026/27, skuat Super Elang Jawa takluk dengan skor 1-3 dari tuan rumah Garudayaksa FC di Stadion Pakansari, Bogor, Jawa Barat, Minggu (1/11/2026) kemarin.

Tim asuhan pelatih Pieter Huistra ini bahkan sudah harus tertinggal dua gol lebih dulu di babak pertama lewat gol Brian Rubio menit ke-12 dana Jayro Jean menit ke-18. Gustavo Tocantins sempat memperkecil jarak lewat golnya di menit ke-71, namun kemudian Garudayaksa FC kembali memperlebar jarak lewat gol bunuh diri Cleberson menit ke-76 yang berupaya mengadang pergerakan Brian Rubio.

Hasil ini menjadi kekalahan ketiga beruntun yang didapat PSS di tiga laga terakhirnya. Sebelumnya PSS takluk 1-2 dari Borneo FC Samarinda di laga home, lalu kalah 1-2 dari Persik di Kediri.

Kalah dari Garudayaksa FC, Pelatih Kepala PSS Sleman, Pieter Huistra, mengakui jika lini pertahanan masih menjadi salah satu aspek yang harus segera dibenahi.

“Pertandingan malam ini tentu mengecewakan untuk kami. Kami kebobolan dua gol dengan terlalu mudah. Dan cara kita membiarkan gol-gol tercipta di pertandingan akhir-akhir ini membuat segalanya menjadi sulit bagi tim kita sendiri,” kata Pieter Huistra usai pertandingan.

Sekali lagi, dia menggarisbawahi aspek lini pertahanan PSS yang disebutnya masih rapuh. “Secara defensif, kita tidak cukup baik saat ini. Kita harus bekerja keras lagi untuk memperbaiki itu, kita harus terus bekerja keras untuk memperbaikinya,” ucap Pieter Huistra lagi.

Selain itu, pelatih asal Belanda tersebut juga menyoroti tentang kartu merah yang didapat Kevin Gomes di laga lawan Garudayaksa FC itu. Diakuinya, hal tersebut juga jadi faktor yang mengubah pertandingan.

“Kartu merah yang didapat mengubah jalannya pertandingan. Hanya saja memang kami tidak boleh menjadikannya sebagai alasan. Yang pasti, ada banyak yang harus diperbaiki, khususnya untuk lini pertahanan,” tegasnya. ***

wwwwww