Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
Hukum
11 jam yang lalu
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
2
Era Baru, Kejurnas Kickboxing Indonesia 2026 Dikemas Dalam Sports Entertainment
Beladiri
23 jam yang lalu
Era Baru, Kejurnas Kickboxing Indonesia 2026 Dikemas Dalam Sports Entertainment
3
Asael Sumbang Medali Kedua buat Indonesia, Airlangga Berikan Apresiasi
Olympic
22 jam yang lalu
Asael Sumbang Medali Kedua buat Indonesia, Airlangga Berikan Apresiasi
4
Lawan Melbourne Victory, Persib Incar Tiga Poin Demi Tiket 16 Besar ACL 2
Sepakbola
20 jam yang lalu
Lawan Melbourne Victory, Persib Incar Tiga Poin Demi Tiket 16 Besar ACL 2
5
Marc Klok Terlecut Balas Pengorbanan Suporter Persib Yang Borong Tiket ACL 2
Sepakbola
20 jam yang lalu
Marc Klok Terlecut Balas Pengorbanan Suporter Persib Yang Borong Tiket ACL 2
6
Ketua Umum PB KAMI Dukung Langkah Tegas Kapolri Bersihkan Institusi
Hukum
13 jam yang lalu
Ketua Umum PB KAMI Dukung Langkah Tegas Kapolri Bersihkan Institusi
Home  /  Berita  /  Beladiri

Sepasang Muda-mudi di Pekanbaru Ini Ternyata Sudah 11 Kali Curi Motor dan Bongkar Kos-kosan, Begini Aksinya

Sepasang Muda-mudi di Pekanbaru Ini Ternyata Sudah 11 Kali Curi Motor dan Bongkar Kos-kosan, Begini Aksinya
Barang bukti hasil kejahatan HD dan MN
Sabtu, 16 Juli 2016 13:17 WIB
Penulis: Barkah Nurdiansyah
PEKANBARU - Sepasang muda-mudi HD (28) dan MN (23), spesialis pencurian kendaraan bermotor (curanmor) dan pencurian dengan pemberatan (curat) ternyata sudah belasan kali melakukan aksinya di Kota Pekanbaru, Riau.

Kanit Reskrim Polsek Limapuluh, Ipda KF Sinuraya SH, Sabtu (16/7/2016) menuturkan, hasil pemeriksaan, keduanya mengaku sudah 11 kali melakukan aksi curanmor dan curat.

"Pengakuan mereka (HD dan MN) sudah 11 kali, sembilan kali aksi curanmor dan dua kali aksi curat bongkar rumah," tuturnya.

Ia melanjutkan, dari sembilan TKP curanmor tersebut, empat TKP di Kecamatan Sukajadi, satu TKP di Kecamatan Rumbai dan masing-masing dua TKP di Kecamatan Tampan dan Kecamatan Bukit Raya.

"Selain itu, keduanya juga terlibat aksi bongkar rumah dengan sasaran kos-kosan di wilayah Kecamatan Tampan. Dalam aksi itu, HD dan MN beraksi bersama dua rekannya berinisial AD dan DF," paparnya.

Kanit menambahkan, pihaknya masih mendalami serta melakukan pengembangan lebih lanjut dan juga akan berkoordinasi dengan sejumlah Polsek untuk mengetahui sepak terjang keduanya.

"Kita juga masih memburu dua rekannya, AD dan DF. Untuk HD dan MN dijerat pasal 363 KUHP, ancaman tujuh tahun penjara," tukas Kanit.***

Kategori:Beladiri
wwwwww