Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
Umum
19 jam yang lalu
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
2
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
Kemenpora
12 jam yang lalu
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
3
Mulyanto: Satgas Indonesia-Singapura Harus Bongkar Jaringan Korporasi Perusak Lingkungan
Nasional
10 jam yang lalu
Mulyanto: Satgas Indonesia-Singapura Harus Bongkar Jaringan Korporasi Perusak Lingkungan
4
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
Umum
19 jam yang lalu
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
5
Presiden Prabowo: Indonesia Harus Jadi Bangsa yang Menang
Kemenpora
12 jam yang lalu
Presiden Prabowo: Indonesia Harus Jadi Bangsa yang Menang
6
Presiden Prabowo Serahkan Bonus Atlet Peraih Medali Asian Games dan Asian Para Games 2026
Kemenpora
12 jam yang lalu
Presiden Prabowo Serahkan Bonus Atlet Peraih Medali Asian Games dan Asian Para Games 2026
Home  /  Berita  /  PON

Banjir Aceh Selatan Diduga Akibat Penebangan dan Tambang Liar

Banjir Aceh Selatan Diduga Akibat Penebangan dan Tambang Liar
Ilustrasi
Kamis, 21 Juli 2016 23:06 WIB
Penulis: Al Fahd Radi Fahlefi

TAPAKTUAN – Bencana banjir yang kerap melanda wilayah Aceh Selatan, kuat dugaan akibat maraknya penebangan liar dan penambangan liar di sejumlah titik. Dugaan itu disampaikan Direktur Yayasan Gampong Hutan Lestari (YGHL), Sarbunis.

“Saya perkirakan penyebab banjir di Kecamatan Sawang, Meukek, Kluet dan kecamatan lain akibat adanya ilegal loging dan penambangan tradisional yang dikelola secara tidak baik,” kata Sarbunis pada GoAceh, Kamis (21/7/2016).

Indikasinya, kata dia, selama ini Sawang dan Meukek relatif aman dan jarang dilanda banjir. Namun akhir-akhir ini, bila terjadi hujan lebat langsung timbul banjir.

“Terlepas dari berbagai kepentingan, saya mengajak masyarakat untuk sadar dan mengimbau pihak berkompeten agar melakukan pengawasan secara ketat," katanya

Bila ditemukan adanya pembalakan liar dan penambangan liar, harus ditindak. "Karena tidak tertutup kemungkinan bencana yang lebih besar akan mengepung pemukiman penduduk,” katanya.

Editor:TAM
Kategori:PON
wwwwww