Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Mabes Polri Cek Kabar Penangkapan Jenderal Bintang Empat di Mako Brimob Terkait Isu Penyadapan
Umum
23 jam yang lalu
Mabes Polri Cek Kabar Penangkapan Jenderal Bintang Empat di Mako Brimob Terkait Isu Penyadapan
2
Era Baru, Kejurnas Kickboxing Indonesia 2026 Dikemas Dalam Sports Entertainment
Beladiri
16 jam yang lalu
Era Baru, Kejurnas Kickboxing Indonesia 2026 Dikemas Dalam Sports Entertainment
3
NOC Indonesia: Keselamatan Atlet Tidak Boleh Hanya Menjadi Komitmen di Atas Kertas
KOI
18 jam yang lalu
NOC Indonesia: Keselamatan Atlet Tidak Boleh Hanya Menjadi Komitmen di Atas Kertas
4
Sashenka Ukir Sejarah, Pejudo Pertama dan Penyumbang Medali Pertama Indonesia
Olympic
20 jam yang lalu
Sashenka Ukir Sejarah, Pejudo Pertama dan Penyumbang Medali Pertama Indonesia
5
Asael Sumbang Medali Kedua buat Indonesia, Airlangga Berikan Apresiasi
Olympic
16 jam yang lalu
Asael Sumbang Medali Kedua buat Indonesia, Airlangga Berikan Apresiasi
6
Okto Dorong Indonesia Jadi Tuan Rumah World Championships Skateboarding
KOI
18 jam yang lalu
Okto Dorong Indonesia Jadi Tuan Rumah World Championships Skateboarding
Home  /  Berita  /  Badminton

Astaga, CV Bumi Alam Lestari Diduga Kubur Limbah B3 Begitu Saja dalam Tanah di Dumai

Astaga, CV Bumi Alam Lestari Diduga Kubur Limbah B3 Begitu Saja dalam Tanah di Dumai
Diduga minyak kotor yang merupakan limbah b3 yang dikelola oleh CV Bumi Alam Lestari ditanam dalam tanah begitu saja.
Minggu, 24 Juli 2016 13:22 WIB
Penulis: Friedrich Edward Lumy
DUMAI - CV Bumi Alam Lestari, perusahaan pengumpul limbah bahan berbahaya dan beracun (B3) skala nasional yang beroperasi di Kota Dumai, Riau, diduga tidak kantongi izin. Pasalnya ditemukan limbah b3 yang diduga minyak kotor, ditimbun dalam tanah begitu saja. Akibatnya lingkungan sekitar pun tercemar limbah b3.

Informasi yang dirangkum GoRiau.com, perusahaan ini ternyata sudah beroperasi selama 3 tahun sejak tahun 2013 di Kota Dumai, Riau. Selama itu, tanah terkontaminasi oleh limbah b3. Limbah b3, bisa berdampak buruk terhadap lingkungan hidup dan merusak kesehatan manusia.

Limbah b3 yang telah mencemari lingkungan di Kota Dumai, bukan hal yang pertama kali terjadi. Hal seperti ini sudah sering terjadi tanpa adanya pengawasan dari instansi terkait.

Kepala Kantor Lingkungan Hidup (Kakan LH) Kota Dumai, Bambang Surianto saat dikonfirmasi GoRiau.com, Minggu (24/7/2016) mengatakan, bahwa sejak dua bulan yang lalu pihak perusahaan (CV Bumi Alam Lestari, red) dipanggil oleh KLH Kota Dumai, terkait permasalahan ini.

"Kita minta mereka (perusahaan, red) untuk datang ke kantor, tapi tak datang-datang. Kita lakukan pencabutan plang," beber Bambang.

Masih dikatakannya, untuk pemulihan lingkungan yang sudah terkontaminasi atau tercemar limbah b3, biasanya di pusat (Kementerian Lingkungan Hidup, red).

"Kita minta pengawas dari pusat atau Gakkum di Pekanbaru, untuk turun melakukan pengecekkan," ungkap Bambang saat dihubungi.***

Kategori:PON, Badminton
wwwwww