Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
Lingkungan
23 jam yang lalu
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
2
Dinov dan Michelle Pimpin Parade Tim Indonesia di Pembukaan Dakar 2026
Olympic
17 jam yang lalu
Dinov dan Michelle Pimpin Parade Tim Indonesia di Pembukaan Dakar 2026
3
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa 'Geruduk' Imigrasi Jakbar
Umum
17 jam yang lalu
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa Geruduk Imigrasi Jakbar
4
Zlatko Runje Sukses Dampingi Persib Kalahkan Kalteng FC
Sepakbola
17 jam yang lalu
Zlatko Runje Sukses Dampingi Persib Kalahkan Kalteng FC
5
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
Sepakbola
18 jam yang lalu
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
6
Gagal Curi Poin di Bandung, Mundari Karya: Kami Dihukum
Sepakbola
17 jam yang lalu
Gagal Curi Poin di Bandung, Mundari Karya: Kami Dihukum
Home  /  Berita  /  Badminton

Merosot Hingga Rp1.300 Per Butir, Petani Kelapa Kuala Kampar Terpaksa Tunda Panen

Merosot Hingga Rp1.300 Per Butir, Petani Kelapa Kuala Kampar Terpaksa Tunda Panen
Perkebunan kelapa di Kuala Kampar.
Jum'at, 29 Juli 2016 16:22 WIB
Penulis: Farikhin
PANGKALANKERINCI - Masyarakat petani kelapa di Kecamatan Kuala Kampar, Pelalawan, Riau, terpaksa menunda panennya. Pasalnya, harga merosot hingga menyentuh Rp1.300 yang per butir.

"Masyarakat terpaksa menunggu harga kelapa naik, baru melakukan panen," tutur Amin, petani kelapa di Kuala Kampar kepada GoRiau.com, Jumat (29/7/2016).

Menurutnya, jika harga kelapa masih dikisaran Rp1.300 per butir tetap dilakukan panen, maka hasilnya akan habis untuk membayar upah pekerja saja. "Makanya kita tunta panen kelapa ini," ujarnya.

Dikatakan Amin, harga kelapa antara Pulau Penyalai dengan Sokoi yang letaknya hanya dibatasi Sungai Kampar, sangat jauh selisih harganya.

"Harga kelapa di Sokoi lebih mahal, jika dibandingkan dengan Pulau Penyalai. Padahal masih satu wilayah kecamatan," jelasnya.

Lanjut Amin, ia bersama petani kelapa lainnya merasa bingung terhadap selisih harga kelapa tersebut. "Kalau masalah kualitas kami rasa sama saja," sebutnya.

Sementara harga kelapa di Kuala Kampar pada Juni 2016 lalu, dikisaran harga Rp1.600 per butirnya. "Kami berharap dalam waktu dekat harga kelapa mengalami kenaikan, sehingga kami bisa panen," pungkasnya.(***)

Kategori:Ekonomi, Badminton
wwwwww