Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Era Baru, Kejurnas Kickboxing Indonesia 2026 Dikemas Dalam Sports Entertainment
Beladiri
19 jam yang lalu
Era Baru, Kejurnas Kickboxing Indonesia 2026 Dikemas Dalam Sports Entertainment
2
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
Hukum
7 jam yang lalu
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
3
NOC Indonesia: Keselamatan Atlet Tidak Boleh Hanya Menjadi Komitmen di Atas Kertas
KOI
21 jam yang lalu
NOC Indonesia: Keselamatan Atlet Tidak Boleh Hanya Menjadi Komitmen di Atas Kertas
4
Sashenka Ukir Sejarah, Pejudo Pertama dan Penyumbang Medali Pertama Indonesia
Olympic
23 jam yang lalu
Sashenka Ukir Sejarah, Pejudo Pertama dan Penyumbang Medali Pertama Indonesia
5
Asael Sumbang Medali Kedua buat Indonesia, Airlangga Berikan Apresiasi
Olympic
18 jam yang lalu
Asael Sumbang Medali Kedua buat Indonesia, Airlangga Berikan Apresiasi
6
Okto Dorong Indonesia Jadi Tuan Rumah World Championships Skateboarding
KOI
21 jam yang lalu
Okto Dorong Indonesia Jadi Tuan Rumah World Championships Skateboarding
Home  /  Berita  /  Badminton
Wonderful Indonesia 2016

Penasaran Akan Branding Wonderful Indonesia Yang Mendunia, Menpar Timor Leste Bakal Sambangi Crossborder Festival di Dili

Penasaran Akan Branding Wonderful Indonesia Yang Mendunia, Menpar Timor Leste Bakal Sambangi Crossborder Festival di Dili
Menteri Pariwisata Timor Leste, Fransisco. (net)
Jum'at, 29 Juli 2016 09:55 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
DILI- Diam-diam Menteri Pariwisata Timor Leste, Mr. Fransisco Kalbuadi Lay kagum dengan pergerakan branding Wonderful Indonesia di pentas dunia. Termasuk konsep Crossborder Festival yang bakal digelar 30 Juli 2016 mendatang di pelataran Dili Convention Center, Timor Leste.

“Saya apresiasi strategi pemasaran Menteri Pariwisata RI Arief Yahya,” kata Mr. Fransisco Kalbuadi Lay, Menpar Timor Leste yang ditirukan Vincensus Jemadu, Asdep Pengembangan Pemasaran Asia Pasific.

“Kami sangat ingin bertemu dengan Pak Menpar Arief untuk berbagi ilmu marketing. Kami sudah mengenal beliau ketika masih menjabat sebagai Dirut PT Telkom Indonesia, yang juga melebarkan sayap sampai ke Timor Leste. Telkom juga mendunia, di tangannya. Kini brand pariwisata Wonderful Indonesia juga semakin mengglobal dan ditemukan di mana-mana di muka bumi,” lagi-lagi ungkap Mr Fransisco yang pernah menjadi GM Hyatt Bali itu.

Bahkan, dalam rangka peringatan Hari Pariwisata Dunia, sekitar bulan September-Oktober 2016 nanti, Menpar Timor Leste ini akan mengundang khusus Menpar Arief Yahya untuk menjadi keynote speaker bersama Taleb Rifai, Sekjen UN-WTO United Nation World Tourism Organization, lembaga PBB yang bergerak di bidang turisme ke Dili. “Kami ingin belajar banyak dari dua tokoh tersebut,” jelasnya.

Bukan hanya itu, Menpar Timor Leste itu berencana mengirimkan anak-anak mudanya sebanyak mungkin untuk belajar pariwisata di STP Bamdung mulai tahun ini. Mereka tengah merancang kerjasama khusus Pariwisata, yang diformat dalam bentuk bentuk MOU oleh kedua Menpar. Kebetulan Kemenpar memiliki beberapa sekolah tinggi Pariwisata, yakni di kota Bandung, Nusa Dua Bali, Medan, Makassar, Palembang dan Lombok.

Di Crossborder Festival Dili, 30 Juli nanti, Mr Fransisco juga akan menyumbangkan suara emasnya, satu dua lagu di stage. “Diperkirakan audience-nya mencapai 15.000 orang dari berbagai Negara. Termasuk Australia dan China yang berada di Dili,” tambah Vincensus.

Sebelumnya, Kemenpar juga sudah menggelar festival serupa di Atambua, NTT. Daerah yang berdekatan dengan wilayah Timor Leste. Menpar yang asli Banyuwangi ini memang selama menjabat menjadi Dirut PT Telkom sudah 3 kali berkunjung ke Timor Leste, dan memberikan pelatihan kepada SDM di sana. Karena itu, dia cukup paham dengan orang Timor.

”Untuk mencapai target kunjungan 20 juta wisatawan banyak strategi yang harus dilakukan salah satunya adalah mengembangkan wisata perbatasan. Salah satunya kami akan menggoda Timor Leste dengan kegiatan Crossborder Festival. Toh mereka mesuk ke Indonesia juga bebas visa kunjungan (BVK),” tambah Deputi Pengembangan Pemasaran Mancanegara Kemenpar, I Gde Pitana.

Bagaimana dengan akses Dili ke Indonesia? Salah satu maskapai penerbangan berbiaya murah (LCC) Citilink sudah terbang Dili-Denpasar per 1 September 2015. Direktur Niaga PT Citilink Indonesia, Hans Nugroho, menyebut industri penerbangan turut mendukung program pemerintah dalam meningkatkan kunjungan wisman ke Indonesia dan Bali khususnya.

“Layanan penerbangan harian berjadwal dengan rute Denpasar-Dili PP bekerjasama dengan Air Timor. Kami melihat potensi kedatangan wisatawan asal Timor Leste ke Bali sangat tinggi,” sebutnya di Denpasar beberapa waktu lalu. Pihaknya menyadari selama dua tahun terakhir kedatangan wisman ke Bali semakin mengalami peningkatan.

Semnetara itu President Director Air Timor, Abessy Bento, menjelaskan antusiasme pasar Dili terhadap penerbangan langsung ke Denpasar cukup besar. Dia mengajukan penggantian pesawat dari Boeing 737-500 dengan kapasitas 96 penumpang menjadi Airbus A320-200 kapasitas 180 orang penumpang. “Dengan begitu kami mampu mengangkut jumlah penumpang yang lebih banyak,” ujar Bento. (*/dnl)

wwwwww