Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Dinov dan Michelle Pimpin Parade Tim Indonesia di Pembukaan Dakar 2026
Olympic
22 jam yang lalu
Dinov dan Michelle Pimpin Parade Tim Indonesia di Pembukaan Dakar 2026
2
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa 'Geruduk' Imigrasi Jakbar
Umum
22 jam yang lalu
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa Geruduk Imigrasi Jakbar
3
Zlatko Runje Sukses Dampingi Persib Kalahkan Kalteng FC
Sepakbola
22 jam yang lalu
Zlatko Runje Sukses Dampingi Persib Kalahkan Kalteng FC
4
Gagal Curi Poin di Bandung, Mundari Karya: Kami Dihukum
Sepakbola
22 jam yang lalu
Gagal Curi Poin di Bandung, Mundari Karya: Kami Dihukum
5
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
Sepakbola
23 jam yang lalu
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
6
Lewat Single "Cinta Baru", Briana Sukses Buka Perhelatan Jakarta Rocktober 2026
Hiburan
22 jam yang lalu
Lewat Single Cinta Baru, Briana Sukses Buka Perhelatan Jakarta Rocktober 2026
Home  /  Berita  /  Badminton
Jelang Pertarungan DKI 1

Organisasi Simetris Inginkan Risma 'Bungkam Ahok'

Organisasi Simetris Inginkan Risma Bungkam Ahok
Ilustrasi Ahok vs Risma. (istimewa)
Sabtu, 30 Juli 2016 19:18 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Kelompok masyarakat yang tergabung dalam Siap Mendukung Risma (SIMETRIS) mendeklasikan diri mendukung Walikota Surabaya Tri Rismaharini (Risma) untuk manju dalam Pilkada DKI Jakarta. Tak tanggung-tanggung, Risma pun diminta maju melawan Ahok sebagai Calon Gubernur bukan Wakil Gubernur.

Dukungan itu deberikan lataran Risma dinilai berhasil dalam memimpin Surabaya. Untuk itu, mereka menginginkan Risma mencalonkan diri sebagai calon Gubernur DKI Jakarta 'membungkam Ahok'.

"Ibu Risma pernah jadi walikota terbaik, terus berhasil gusur kampung Dolli dan memberi pelatihan terhadap para PSK sehingga mereka kembali ke kampung halamannya punya pengalaman kerja buat cari uang," kata Ketua Umum Gerak Indonesia, Emi Sulyuwati usai menghadiri acara deklarasi Simetris, Jakart, Sabtu (30/7/2016).

Menurut Emi, apabila warga Kalianyar dapat mendukung sepenuhnya Risma menjadi Gubernur DKI Jakarta priode 2017-2022 maka kondisi tersebut akan menjadi sejarah baru."Karena nanti bapak ibu bisa cerita ke anak-anak bahwa bapak ibu lah yang menjadikan pertama kali gubernur DKI Jakarta dari seorang perempuan," tandasnya.

DKI Jakarta akan kembali melakukan pemilihak kepala daerah pada 2017 nanti. Sampai saat ini baru ada dua kandidat yang muncul untuk bertarung dalam bursa pertarungan menuju DKI 1.Pertama adalah Basuki Tjahja Purnama yang kembali maju dalam Pilkada DKI. Dia resmi maju melalui jalur partai. Sedangkan yang kedua adalah Sandiaga Uno yang diusung oleh Partai Gerindra.

Ditanya apakah kira-kira Risma bisa disandingkan dengan cagub dari Gerindra yakni Sandiaga Uno, Simetris berpendapat, sebaiknya Risma yang menjadi calon gubernur dan Sandiaga menjadi calon wakilnya.

"Kami sebenarnya setuju saja kalau koalisi. Tapi kalau wakil enggak maulah," ujar Emi.

Bukan tanpa alasan hal itu diutarakan, karena Risma selama menajabat sebagai Walikota Surabaya sudah menorehkan keberhasilan dalam memimpin kota tersebut.

Kemudian, Risma juga banyak melakukan trobosan dalam menjalankan roda pemerintahan. "Kalau Sandiaga apa keberhasilannya. Dia kan cuman pengusaha saja," pungkasnya. (***)

wwwwww