Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Mengenal Diri Bukan Mendiagnosis Diri, Pesan Fanny Ghassani dan Samanta Clara di IYS 2026
Kemenpora
9 jam yang lalu
Mengenal Diri Bukan Mendiagnosis Diri, Pesan Fanny Ghassani dan Samanta Clara di IYS 2026
2
Menpora Erick Serahkan Penghargaan Pemenang di IYS 2026
Kemenpora
9 jam yang lalu
Menpora Erick Serahkan Penghargaan Pemenang di IYS 2026
3
Gagasan Kehadiran Staf Khusus Presiden Bidang Keolahragaan Memperkuat Ekosistem Olahraga
Nasional
7 jam yang lalu
Gagasan Kehadiran Staf Khusus Presiden Bidang Keolahragaan Memperkuat Ekosistem Olahraga
4
Makin Panas, Empat Tim Lolos Bersaing di Semifinal
Basket
11 jam yang lalu
Makin Panas, Empat Tim Lolos Bersaing di Semifinal
5
Zlatko Runje Gantikan Igor Tolic Saat Jamu Kalteng FC
Sepakbola
6 jam yang lalu
Zlatko Runje Gantikan Igor Tolic Saat Jamu Kalteng FC
6
Lawan Persib, Mundari Karya Optimistis Curi Poin
Sepakbola
6 jam yang lalu
Lawan Persib, Mundari Karya Optimistis Curi Poin
Home  /  Berita  /  Badminton

Simak, Keunikan Sepeda Pak Samsudin, Pendongeng yang Keliling Indonesia dengan Ontelnya

Simak, Keunikan Sepeda Pak Samsudin, Pendongeng yang Keliling Indonesia dengan Ontelnya
Pak Samsudin dan sepeda ontelnya (Foto: Chairul Hadi)
Sabtu, 30 Juli 2016 12:42 WIB
Penulis: Chairul Hadi
PEKANBARU - Bersepeda ontel memang jadi pilihan Pak Samsudin buat kampanyekan pelestarian lingkungan ke seluruh Indonesia. Bukan tanpa alasan, dengan begitu ia jadi pusat perhatian banyak orang, sepanjang kayuhan sepeda jadulnya dari kota ke kota.

Jika lelah, Pak Samsudin pun bisa berhenti di mana saja. Tak sedikit orang yang menghampirinya sekedar bertanya arah tujuan pria berkulit cokelat ini. Di situ peluangnya menjabarkan misi khususnya ini. "Itu alasan saya pakai sepeda, sekalian biar sehat," jawabnya, Sabtu (30/7/2016) siang, di Pekanbaru, Riau.

Kalau bicara soal lelah, tentunya sudah jadi makanan sehari-hari Samsudin. Belum lagi truk tonase besar yang ia hadapai di sepanjang jalan lintas antar provinsi. "Kalau lelah pasti. Sama seperti mendongeng, tentu ada capeknya. Tapi kan bisa istirahat," kata Pak Samsudin.

Pria asal Indramayu itu juga memberikan pernak-pernik pada ontelnya. Di depan dipasangi bendera bertuliskan mendongeng keliling untuk anak-anak. Sementara di belakang ia pasangi kotak dengan tulisan seputar kepedulian pada lingkungan dan satwa dilindungi.

"Harapannya supaya orang baca pesan itu kemana pun saya berjalan (bersepeda, red). Nanti sesampainya di kota tujuan, saya lanjutkan bertemu anak-anak untuk mondongeng. Hanya itu saja," kisahnya. Semuanya dilakukan Samsudin sebagai wujud kecintaannya akan lingkungan.

"Jadi lewat dongeng ini, ada pesan yang ingin saya tanamkan, yaitu kecintaan terhadap lingkungan sejak dini dengan prinsip kearifan lokal. Kalau itu bisa saya lakukan, kenapa tidak?," ungkapnya. Dia pun bertekat akan terus melanjutkan perjalanannya hingga nanti keseluruh pelosok Indonesia.

Tapi jangan pesimis dulu, meski butut begitu, sepeda ontel Samsudin ini nyatanya sudah membawa pria itu kebeberapa daerah, seperti Banten, Bengkulu, Jambi, Lampung dan sekarang ke Riau, dengan tujuan akhirnya ke Kota Medan. Semuanya hanya modal dengkul saja dan tekat besar.

"Saya bawa smartphone buat peta diperjalanan. Ada ban dalam kalau sewaktu-waktu bocor di jalan, ada mantel hujan juga. Pakaian ganti seadanya. Semuanya muat di sepeda ini," bebernya sambil tertawa lepas dan memamerkan sepeda tersebut kepada GoRiau.com.

Pertanyaannya, dengan bermodalkan sepeda ini, lalu apa saja barang-barang yang bisa dibawa Pak Samsudin sepanjang petualangannya? Dan pengalaman apa saja yang ia peroleh selama menjalankan misi tersebut? Bersambung

Kategori:PON, Badminton
wwwwww