Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
Metropolitan
24 jam yang lalu
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
2
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
Olympic
24 jam yang lalu
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
3
PP FTI Prihatin dan Kecewa Triathlon Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
SEA Games
22 jam yang lalu
PP FTI Prihatin dan Kecewa Triathlon Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
4
NOC Indonesia Cermati Sejumlah Cabor Unggulan Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
SEA Games
23 jam yang lalu
NOC Indonesia Cermati Sejumlah Cabor Unggulan Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
5
Kalahkan Jeon Hyeok Jin, Ginting Melaju ke Babak 16 Besar
Sepakbola
20 jam yang lalu
Kalahkan Jeon Hyeok Jin, Ginting Melaju ke Babak 16 Besar
6
‎Sarana Jaya Gandeng BPKP Perkuat Tata Kelola dan Pengawasan Perusahaan
Ekonomi
24 jam yang lalu
‎Sarana Jaya Gandeng BPKP Perkuat Tata Kelola dan Pengawasan Perusahaan
Home  /  Berita  /  Badminton

Diciduk Polisi, 2 Pengedar Narkoba di Pekanbaru Mengaku dapat Pasokan dari Kampung Dalam

Diciduk Polisi, 2 Pengedar Narkoba di Pekanbaru Mengaku dapat Pasokan dari Kampung Dalam
Kasat Reserse Narkoba Polresta Pekanbaru, Kompol Iwan Lesmana Riza SH MH dan Kassubag Humas Polresta Pekanbaru, Ipda Letman Z saat ekspos dua pengedar dan dua penyalahguna narkoba di Mapolresta Pekanbaru, Selasa siang
Selasa, 02 Agustus 2016 13:12 WIB
Penulis: Barkah Nurdiansyah
PEKANBARU - Jalani pemeriksaan di ruang penyidik Satuan Reserse (Satres) Narkoba Polresta Pekanbaru, Provinsi Riau, dua pengedar narkoba pemilik 27 paket sabu, BRT (27) dan MN (46) mengaku mendapat pasokan dari Kampung Dalam, Kecamatan Senapelan.

Kasat Reserse Narkoba Polresta Pekanbaru, Kompol Iwan Lesmana Riza SH MH, Selasa (2/8/2016) mengatakan, hasil pemeriksaan awal, keduanya mengaku mendapatkan barang haram itu dari bandar narkona yang ada di Kampung Dalam.

"BRT dan MN ini beda jaringan, tapi pemasoknya sama-sama dari kampung dalam. Setelah kita kejar ke sana (Kampung Dalam) para bandarnya sudah melarikan diri," kata Iwan kepada GoRiau.com usai ekspos di Mapolresta Pekanbaru.

Iwan melanjutkan, meski saat ini para pemasok sabu berhasil melarikan diri, pihaknya masih terus berupaya untuk mengejar dan meringkus bandar narkoba yang kerap beroperasi di Kampung Dalam tersebut.

"Seluruhnya ada 27 paket dengan total senilai Rp9 juta, saat ini kita masih melakukan penyidikan mendalam. Kita juga mengamankan dua orang berinisial DB (34) dan PZ (28) yang saat ini statusnya hanya sebagai penyalahguna," jelas Iwan.

"Karena, saat penggerebekan di kediaman BRT, keduanya (DB dan PZ) kedapatan sedang menghisap sabu di sana dan pengakuan BRT, keduanya hanya pembeli. Untuk proses hukum, BRT dan MN dijerat pasal 114 jo 112 UU No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, ancaman minimal lima tahun dan maksimal 20 tahun penjara," tukasnya.***

wwwwww