Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Dinov dan Michelle Pimpin Parade Tim Indonesia di Pembukaan Dakar 2026
Olympic
19 jam yang lalu
Dinov dan Michelle Pimpin Parade Tim Indonesia di Pembukaan Dakar 2026
2
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa 'Geruduk' Imigrasi Jakbar
Umum
19 jam yang lalu
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa Geruduk Imigrasi Jakbar
3
Zlatko Runje Sukses Dampingi Persib Kalahkan Kalteng FC
Sepakbola
19 jam yang lalu
Zlatko Runje Sukses Dampingi Persib Kalahkan Kalteng FC
4
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
Sepakbola
20 jam yang lalu
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
5
Gagal Curi Poin di Bandung, Mundari Karya: Kami Dihukum
Sepakbola
19 jam yang lalu
Gagal Curi Poin di Bandung, Mundari Karya: Kami Dihukum
6
Lewat Single "Cinta Baru", Briana Sukses Buka Perhelatan Jakarta Rocktober 2026
Hiburan
19 jam yang lalu
Lewat Single Cinta Baru, Briana Sukses Buka Perhelatan Jakarta Rocktober 2026
Home  /  Berita  /  Badminton

Kasus Kampung Aur, Pengamat:  Polisi Zaman Sekarang, Maling Teriak Maling

Kasus Kampung Aur, Pengamat:  Polisi Zaman Sekarang, Maling Teriak Maling
Ilustrasi
Minggu, 07 Agustus 2016 10:44 WIB
Penulis: Yusuf Ahmad
MEDAN - Terkait diduga Polisi menjebak warga di Kampung Aur, pengamat hukum Surya Dinata menilai kejadian itu seperti maling teriak maling dalam pemberantasan narkoba saat ini.

"Dugaan peristiwa di Kampung Aur kemarin, membuktikan disatu sisi Polisi bertugas memberantas narkoba disatu sisi juga polisi menjual narkoba. Para penegak hukum dibidang  itu tergiur oleh uang yang jumlahnya besar dan juga sangat mudah didapat," kata Surya.

Jadinya mereka rela untuk menjebak warga dengan alasan pengedar atau pembeli. Kemudian pelaku yang ditangkap diajak untuk berdamai dengan meminta sejumlah uang, hal ini sudah sering terjadi.

"Sekali lagi, pemberantas narkoba jangan hanya berkoar-koar memberantas narkoba tapi dibalik itu dia sendiri yang menjalankan peredaran narkoba tersebut, inikan sama saja ibarat maling teriak maling," tutupnya.

Editor:Arif
Kategori:Badminton, Beladiri, Olympic, PON
wwwwww