Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
Sepakbola
23 jam yang lalu
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
2
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
Non Olympic
22 jam yang lalu
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
3
Demi Amankan Poin Hadapi Persija, Persita Lakukan Persiapan Matang
Sepakbola
20 jam yang lalu
Demi Amankan Poin Hadapi Persija, Persita Lakukan Persiapan Matang
4
Nyawa Atlet Di Ujung Bantingan (Edisi I)
Non Olympic
23 jam yang lalu
Nyawa Atlet Di Ujung Bantingan (Edisi I)
5
Denlson Junior Siap Hadapi Laga Panas Lawan Persija
Sepakbola
20 jam yang lalu
Denlson Junior Siap Hadapi Laga Panas Lawan Persija
6
Ambisi Madura United FC Putus Tren Positif PSM Makassar
Sepakbola
20 jam yang lalu
Ambisi Madura United FC Putus Tren Positif PSM Makassar
Home  /  Berita  /  Badminton

Ditangkap Lagi Setelah Beraksi 19 kali, Resdivis di Pekanbaru Ini Ternyata Spesialis Jambret Gelang Emas

Ditangkap Lagi Setelah Beraksi 19 kali, Resdivis di Pekanbaru Ini Ternyata Spesialis Jambret Gelang Emas
RH saat diamankan di Mapolsek Limapuluh
Kamis, 11 Agustus 2016 11:41 WIB
Penulis: Barkah Nurdiansyah
PEKANBARU - Kepolisian Sektor (Polsek) Limapuluh, Pekanbaru, Provinsi Riau masih melakukan penyidikan mendalam terhadap RH (20) residivis jambret yang kembali diringkus, Selasa (9/8/2016). Ternyata, RH merupakan spesialis jambret gelang emas yang sudah belasan kali beraksi di Pekanbaru.

Kanit Reskrim Polsek Limapuluh, Ipda M Bahari Abdi, Kamis (11/8/2016) mengatakan, dari hasil pemeriksaan, RH mengaku sudah menjalankan aksinya sejak Maret 2016 hingga Agustus 2016.

"Selama enam bulan beraksi, RH sudah 19 kali menjambret di hampir seluruh wilayah Pekanbaru dengan sasaran gelang emas," kata Abdi.

Abdi menjelaskan, dari 19 TKP tersebut, paling banyak di wilayah hukum Polsek Bukit Raya dengan tujuh TKP, Polsek Tenayan Raya lima TKP, Polsek Limapuluh tiga TKP, Polsek Sukajadi dua TKP dan satu TKP di wilayah hukum Polsek Tampan.

"Saat ini kita masih memburu penadahnya dan sementara ini pengakuannya baru 19 TKP, tapi ada dugaan aksinya sudah lebih dari itu dan memang sasarannya kaum wanita yang mengenakan gelang saat berkendara ataupun keluar rumah," paparnya.

"Untuk proses hukum, RH yang sudah diamankan bersama satu sepeda motor yang digunakan untuk menjalankan aksinya itu, dijerat pasal 365 KUHP, ancaman sembilan tahun penjara," tutup Kanit.***

wwwwww