Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
Umum
23 jam yang lalu
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
2
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
Kemenpora
16 jam yang lalu
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
3
Mulyanto: Satgas Indonesia-Singapura Harus Bongkar Jaringan Korporasi Perusak Lingkungan
Nasional
15 jam yang lalu
Mulyanto: Satgas Indonesia-Singapura Harus Bongkar Jaringan Korporasi Perusak Lingkungan
4
Presiden Prabowo: Indonesia Harus Jadi Bangsa yang Menang
Kemenpora
16 jam yang lalu
Presiden Prabowo: Indonesia Harus Jadi Bangsa yang Menang
5
Presiden Prabowo Serahkan Bonus Atlet Peraih Medali Asian Games dan Asian Para Games 2026
Kemenpora
16 jam yang lalu
Presiden Prabowo Serahkan Bonus Atlet Peraih Medali Asian Games dan Asian Para Games 2026
6
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
Umum
23 jam yang lalu
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
Home  /  Berita  /  Badminton

BNN Gerebek 'Pabrik' Sabu di Palda Aceh Utara

BNN Gerebek Pabrik Sabu di Palda Aceh Utara
Barang bukti bahan akan diolah menjadi sabu di sebuah rumah Paloh Lada, Aceh Utara, Minggu (14/8/2016). [Sarina]
Minggu, 14 Agustus 2016 16:01 WIB
Penulis: Sarina

LHOKSUKON - Tim Penyidik Badan Narkotika Nasional (BNN) Pusat, berhasil menggerebek sebuah rumah diduga memproduksi sabu di kawasan Paloh Lada (Palda) Kecamatan Dewantara, Kabupaten Aceh Utara, Aceh, Minggu (14/8/2016).

Amatan GoAceh, sebuah rumah yang ada di samping jalan lintas Nasional sudah dilingkari dengan garis polisi, dan di rumah tersebut juga terdapat barang bukti bahan baku yang akan diolah menjadi sabu.

Ketua tim Penyidik BNN Pusat, Kompol Sudiharto kepada wartawan mengatakan, penyidik sudah menyelidiki selama tiga bulan lebih, saat penggerebekan berlangsung kedua tersangka sedang memproses untuk mengolah bahan baku tersebut menjadi sabu.

"Bahan bakunya sendiri diimpor dari Jakarta lengkap dengan alat dan bahannya. Di dalam rumah, kami berhasil menangkap dua tersangka, berinisial Ed (35) dan Mu (35)," ujarnya.

Ia juga menyampaikan, bahwa barang bukti yang ditemukan akan dibawa ke Jakarta untuk dimasuki laboratorium dan juga tersangkanya akan dibawa ke Jakarta. 

Bahan bukti yang ditemukan belum ada yang jadi, tetapi dalam proses pembuatan, dan ini penggerebekan untuk pertama kalinya.

Editor:Kamal Usandi
Kategori:Beladiri, Badminton, Aceh
wwwwww