Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Mulyanto: Satgas Indonesia-Singapura Harus Bongkar Jaringan Korporasi Perusak Lingkungan
Nasional
19 jam yang lalu
Mulyanto: Satgas Indonesia-Singapura Harus Bongkar Jaringan Korporasi Perusak Lingkungan
2
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
Kemenpora
21 jam yang lalu
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
3
Presiden Prabowo: Indonesia Harus Jadi Bangsa yang Menang
Kemenpora
21 jam yang lalu
Presiden Prabowo: Indonesia Harus Jadi Bangsa yang Menang
4
Presiden Prabowo Serahkan Bonus Atlet Peraih Medali Asian Games dan Asian Para Games 2026
Kemenpora
21 jam yang lalu
Presiden Prabowo Serahkan Bonus Atlet Peraih Medali Asian Games dan Asian Para Games 2026
5
Subsidi Klub Futsal Masih Menunggak, Tirta Lunggana: Kami Sangat Kecewa
Sepakbola
19 jam yang lalu
Subsidi Klub Futsal Masih Menunggak, Tirta Lunggana: Kami Sangat Kecewa
6
BMKG: Cuaca Jabodetabek Hari Ini Berpotensi Hujan Ringan
Metropolitan
10 jam yang lalu
BMKG: Cuaca Jabodetabek Hari Ini Berpotensi Hujan Ringan
Home  /  Berita  /  Badminton

Penggerebekan 'Pabrik' Sabu di Aceh Utara, Ini Kata Rafly

Penggerebekan Pabrik Sabu di Aceh Utara, Ini Kata Rafly
Bahan pembuatan sabu disita BNN Pusat di Paloh Lada, Kecamatan Dewantara, Aceh Utara, Minggu (14/8/2016). [Sarina]
Minggu, 14 Agustus 2016 22:10 WIB
Penulis: Kamal Usandi
LHOKSUKON - Anggota DPD RI, Rafly ketika diminta pendapat, terkait penggerebekan pabrik sabu di Paloh Lada, Aceh Utara, dia mengatakan peredaran sabu di Aceh sudah menjadi bom waktu. Hal itu dipengaruhi oleh beberapa faktor.

"Ini memang sudah sangat mungkin dilakukan di manapun oleh masyarakat karena kurangnya sosialisasi oleh pihak terkait. Penyebab lain yaitu tidak tersedianya lapangan pekerjaan dan ruang kreatif untuk usia muda.," kata senator kelahiran Aceh Selatan itu kepada GoAceh, Minggu (14/8/2016) malam.

Lanjutnya, narkoba jenis sabu sudah saat ini menjadi hal tidak asing lagi dalam masyarakat Aceh. Menurutnya, hanya dengan uang Rp30 ribu, saat ini sudah bisa untuk satu paket pemakaian.

Solusinya, antara lain kata anggota Komite II DPD itu, satu-satunya seluruh siswa tamatan SD sederajat harus dikarantina dalam pendidikan terpadu. Pemda juga harus secepatnya membuka lapangan kerja dan ruang kreatif yang produktif untuk usia muda khusunya.

Bahkan, dia dalam waktu dekat katanya akan melakukan sosialisasi bahaya narkoba di empat titik di Aceh. Meliputi, wilayah tengah Aceh, pantai barat selatan Aceh, pantai timur utara Aceh, dan tenggara Aceh.

Diberitakan sebelumnya, tim penyidik BNN Pusat berhasil menggerebek rumah yang dijadikan pabrik sabu-sabu pada Sabtu (13/8/2016) malam, sekira pukul 20.00 WIB. Sementara tersangka dan barang bukti baru diboyong ke Jakarta pada Minggu (14/8/2016) sore sekira pukul 17.00 WIB.

Kategori:PON, Badminton
wwwwww