Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Gagasan Kehadiran Staf Khusus Presiden Bidang Keolahragaan Memperkuat Ekosistem Olahraga
Nasional
19 jam yang lalu
Gagasan Kehadiran Staf Khusus Presiden Bidang Keolahragaan Memperkuat Ekosistem Olahraga
2
Zlatko Runje Gantikan Igor Tolic Saat Jamu Kalteng FC
Sepakbola
17 jam yang lalu
Zlatko Runje Gantikan Igor Tolic Saat Jamu Kalteng FC
3
Mengenal Diri Bukan Mendiagnosis Diri, Pesan Fanny Ghassani dan Samanta Clara di IYS 2026
Kemenpora
21 jam yang lalu
Mengenal Diri Bukan Mendiagnosis Diri, Pesan Fanny Ghassani dan Samanta Clara di IYS 2026
4
Menpora Erick Serahkan Penghargaan Pemenang di IYS 2026
Kemenpora
21 jam yang lalu
Menpora Erick Serahkan Penghargaan Pemenang di IYS 2026
5
Makin Panas, Empat Tim Lolos Bersaing di Semifinal
Basket
23 jam yang lalu
Makin Panas, Empat Tim Lolos Bersaing di Semifinal
6
Pengprov MPI DKI Jakarta Siap Sukseskan PON Pantai 2026
DKI Jakarta
19 jam yang lalu
Pengprov MPI DKI Jakarta Siap Sukseskan PON Pantai 2026
Home  /  Berita  /  Badminton

Kepala Staf Garnisun 1/Jakarta: Gloria Gugur sebagai Paskibraka Bukan Karena Ayahnya Perancis

Kepala Staf Garnisun 1/Jakarta: Gloria Gugur sebagai Paskibraka Bukan Karena Ayahnya Perancis
Kepala Staf Garnizun 1/Jakarta: Brigjen Joshua. (istimewa)
Senin, 15 Agustus 2016 17:16 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Kepala Staf Garnisun 1/Jakarta Joshua Pandit mengungkapkan alasan gugurnya Gloria Natapradja Hamel sebagai Paskibraka Nasional 2016 pada HUT RI Ke-71 di Istana Merdeka, Jakarta Pusat pada Rabu (17/8/2016) mendatang, bukan karena ayahnya dari Perancis.

Adapun alasan utama gugurnya Gloria sebagai Paskibraka, lantaran dirinya memiliki paspor Prancis. Sehingga Gloria dianggap bukan Warga Negara Indonesia (WNI).

"Dalam Undang-undang Nomor 12 Tahun 2006 jelas disebutkan seseorang kehilangan warganegara apabila dia punya paspor. Ini Gloria, kami cek dia sudah punya paspor Prancis," Joshua di Istana Negara, Jakarta Pusat, Senin (15/8/2016).

Untuk itu, ia menegaskan pembatalan Gloria sebagai Paskibraka bukan disebabkan oleh ayahnya yang merupakan Warga Negara Asing (WNA).

"Sebagai warga negara yang baik, kita harus taat dengan undang-undang yang mengatakan kalau punya paspor negara lain, kewarganegaraan (Indonesia) gugur. Kalau dari pihak Garnisun sudah tahu kurang lebih dari seminggu yang lalu. Begitu latihan di Istana, dia sudah tidak kami libatkan," ujarnya.

Ditanya kenapa sudah jelas memiliki Paspor WNA tetap dimasukkan ke Pasukan Paskibraka, dirinya hanya menjawab kewenangan Menpora. "Tanya menpora dong," jawabnya singkat.

Brigjen Joshua Pandit terlihat enggan menyikapi tudingan Kemenpora kecolongan karena sempat memasukkan Gloria Natapradja Hamel yang merupakan warga negara asing (WNA), sebagai calon Paskibraka Nasional 2016.

"Wah, kalau itu jangan tanya saya. Tanya ke leading sektornya. Saya apapun namanya, kalau sudah bertentangan dengan Undang-undang harus kami tegakkan. Kami sebagai warga negara, patuh dan taat pada Undang-undang," kata Joshua.

Saat ini Gloria berada di Pusat Pendidikan Pelatihan Sekolah Olahraga Nasional (P3SON), Cibubur, Jawa Barat.

"Silakan di cek kesana. Bisa ditanya dengan pihak Kemenpora karena untuk fasilitas sana yang bertanggung jawab adalah Kemenpora," ucapnya. (***)

wwwwww