Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Gagasan Kehadiran Staf Khusus Presiden Bidang Keolahragaan Memperkuat Ekosistem Olahraga
Nasional
16 jam yang lalu
Gagasan Kehadiran Staf Khusus Presiden Bidang Keolahragaan Memperkuat Ekosistem Olahraga
2
Zlatko Runje Gantikan Igor Tolic Saat Jamu Kalteng FC
Sepakbola
15 jam yang lalu
Zlatko Runje Gantikan Igor Tolic Saat Jamu Kalteng FC
3
Mengenal Diri Bukan Mendiagnosis Diri, Pesan Fanny Ghassani dan Samanta Clara di IYS 2026
Kemenpora
18 jam yang lalu
Mengenal Diri Bukan Mendiagnosis Diri, Pesan Fanny Ghassani dan Samanta Clara di IYS 2026
4
Menpora Erick Serahkan Penghargaan Pemenang di IYS 2026
Kemenpora
18 jam yang lalu
Menpora Erick Serahkan Penghargaan Pemenang di IYS 2026
5
Makin Panas, Empat Tim Lolos Bersaing di Semifinal
Basket
20 jam yang lalu
Makin Panas, Empat Tim Lolos Bersaing di Semifinal
6
Pengprov MPI DKI Jakarta Siap Sukseskan PON Pantai 2026
DKI Jakarta
16 jam yang lalu
Pengprov MPI DKI Jakarta Siap Sukseskan PON Pantai 2026
Home  /  Berita  /  Badminton
11 Tahun MoU Helsinki

Zaini: Penghormatan HAM di Aceh Semakin Meningkat

Zaini: Penghormatan HAM di Aceh Semakin Meningkat
Gubernur Zaini Abdullah (jas hitam), Wali Nanggroe Malek Mahmud (jas hitam) diapit ustad Arifin Ilham dan Wali Kota Illiza Sa'aduddin Djamal melepaskan merpati pada peringatan MoU Helsinki di Banda Aceh, Minggu (15/8/2016)
Senin, 15 Agustus 2016 14:34 WIB
Penulis: T. Hendrasyah
BANDA ACEH - Gubernur Aceh Zaini Abdullah menyebutkan selama 11 tahun perdamaian di Aceh penghormatan Hak Asasi Manusia (HAM) semakin meningkat dan sudah bisa merasakan kondusifnya situasi saat ini di Aceh.

"Sejak perdamaian, sudah banyak yang dirasakan oleh masyarakat di Aceh, salah satunya tentang penghormatan terhadap HAM," katanya pada sambutan pelaksanan 11 tahun MoU Helsinki di Taman Ratu Safiatuddin, Banda Aceh, Senin (15/8/2016).

Dikatakannya, dalam bidang pembangunan demokrasi Aceh sudah dua kali melaksanakan pilkada langsung serentak tanpa halangan yang menggagalkan, tak heran jika BPS pernah memposisikan Aceh sebagai wilayah dengan indeks demokrasi tertinggi di Indonesia.

"Ini bukti bahwa perdamaian di Aceh masih terjaga," katanya.

Selain itu, Pemerintah Aceh bersama DPR Aceh telah menetapkan Qanun tentang Komisi Kebenaran dan Rekonsiliasi (KKR), yang saat ini sedang dalam proses pelantikan komisionernya, dan diharapkan dalam tahun ini komisioner KKR sudah mulai bekerja.

"Komisioner KKR harus bisa bekerja pada tahun ini dalam mengungkapkan pelanggaran HAM di Aceh pada saat konflik," ujarnya.

Ia juga menyebutkan tahun depan, provinsi Aceh akan melaksanakan pilkada serentak untuk ketiga kalinya. Untuk itu, masyarakat diharapkan harus bersatu untuk menyukseskan pilkada tersebut.

"Kita boleh saja beda pilihan, yang terpenting jangan ada oknum-oknum yang mengacaukan pilkada serta merusak perdamaian di Aceh," harapnya.

Peringatan 11 tahun MoU Helsinki juga dihadiri Wali Nanggroe Malek Mahmud dan para SKPA. Selain itu juga dilakukan pelepasan merpati dan diisi dengan tausiah yang disampaikan Ustad Muhammad Arifin Ilham.

Editor:Kamal Usandi
Kategori:Aceh, Badminton, Voli
wwwwww