Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jokowi Hadir di Sidang PN Jaktim, Bawa Ijazah Asli UGM Patahkan Tudingan Roy Suryo
Hukum
24 jam yang lalu
Jokowi Hadir di Sidang PN Jaktim, Bawa Ijazah Asli UGM Patahkan Tudingan Roy Suryo
2
Naskah UU Ketenagakerjaan Tak Jelas, Serikat Pekerja Peringatkan Ancaman Perselisihan Hubungan Industrial
Umum
21 jam yang lalu
Naskah UU Ketenagakerjaan Tak Jelas, Serikat Pekerja Peringatkan Ancaman Perselisihan Hubungan Industrial
3
Ketua Umum KONI Pusat Minta PB ABTI Satukan Indonesia Melalui Bola Tangan
KONI
18 jam yang lalu
Ketua Umum KONI Pusat Minta PB ABTI Satukan Indonesia Melalui Bola Tangan
4
BPS Umumkan Angka Pengangguran Terbaru, Sektor Pertanian dan Perdagangan Jadi Penyelamat Tenaga Kerja Nasional
Umum
21 jam yang lalu
BPS Umumkan Angka Pengangguran Terbaru, Sektor Pertanian dan Perdagangan Jadi Penyelamat Tenaga Kerja Nasional
5
NOC Indonesia Jadikan YOG Dakar 2026 Panggung Diplomasi Peluang Tuan Rumah Kualifikasi Olimpiade LA 2028
KOI
18 jam yang lalu
NOC Indonesia Jadikan YOG Dakar 2026 Panggung Diplomasi Peluang Tuan Rumah Kualifikasi Olimpiade LA 2028
6
‎Adi Kurnia Setiadi: Bongkar Tuntas Penyadapan Ilegal Presiden Prabowo
Hukum
22 jam yang lalu
‎Adi Kurnia Setiadi: Bongkar Tuntas Penyadapan Ilegal Presiden Prabowo
Home  /  Berita  /  Badminton

Jarak Pandang 150 Meter, Bupati Bengkalis Instruksikan Dinas Pendidikan Liburkan Sekolah Jika ISPU Berbahaya

Jarak Pandang 150 Meter, Bupati Bengkalis Instruksikan Dinas Pendidikan Liburkan Sekolah Jika ISPU Berbahaya
Bupati Bengkalis, Amril Mukminin bersama UPIKA dan masyarakat Pinggir meninjau lokasi karlahut di Pinggir.
Jum'at, 26 Agustus 2016 17:16 WIB
Penulis: Ira Widana
DURI - Bupati Bengkalis, Amril Mukminin hingga saat ini masih turun memantau sejumlah lokasi kebakaran lahan dan hutan di wilayah Kecamatan Pinggir, Bengkalis. Kabut asap tebal mulai menggangu aktivitas masyarakat di luar rumah termasuk aktivitas kegiatan belajar di sekolah. Jarak pandangpun mulai pendek, hanya 150 meter.

Untuk itu, Bupati mengingatkan Badan Lingkungan Hidup (BLH) dan Dinas Kesehatan serta Dinas Pendidikan Bengkalis terus melakukan kordinasi dengan pihak Chevron untuk memantau indeks standar polusi udara (ISPU) di wilayah Duri dan sekitarnya. Jika levelnya berada di tingkat tidak sehat dan berbahaya, Dinas Pendidikan wajib meliburkan kegiatan belajar mengajar sampai cuaca normal kembali.

"Kita tidak pungkiri kalau kabut asap ini berasal dari kebakaran lahan dan hutan yang terjadi dalam sepekan terakhir ini di wilayah Bengkalis serta Kabupaten terdekat. Namun jika kondisi cuaca sudah sangat membahayakan, ambil langkah cepat meliburkan anak-anak didik dari kegiatan sekolah," ujar Bupati kepada GoRiau.com, Jumat (26/8/2016) usai meninjau karlahut di Desa Tasik Serai.

Bupati juga menegaskan agar warga tidak melakukan aktivitas diluar ruangan terutama yang memiliki balita dan ibu hamil. Karena kabut asap ditambah debu hasil pembakaran lahan sangat mengganggu kesehatan, seperti iritasi mata dan gangguan pernapasan.

"Khusus BLH diminta untuk memantau kondisi udara dan selanjutnya melaporkan kondisi udara secara update. Langkah ini penting, salah satunya sebagai bahan pertimbangan untuk membuat keputusan meliburkan anak sekolah," ujarnya lagi.

"Kemudian kepada Dinas Kesehatan maupun Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kecamatan Mandau, Bupati minta melakukan penanganan cepat terhadap korban kabut asap," tutupnya.***

Kategori:Voli, Badminton
wwwwww