Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
Hukum
10 jam yang lalu
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
2
Era Baru, Kejurnas Kickboxing Indonesia 2026 Dikemas Dalam Sports Entertainment
Beladiri
22 jam yang lalu
Era Baru, Kejurnas Kickboxing Indonesia 2026 Dikemas Dalam Sports Entertainment
3
NOC Indonesia: Keselamatan Atlet Tidak Boleh Hanya Menjadi Komitmen di Atas Kertas
KOI
24 jam yang lalu
NOC Indonesia: Keselamatan Atlet Tidak Boleh Hanya Menjadi Komitmen di Atas Kertas
4
Asael Sumbang Medali Kedua buat Indonesia, Airlangga Berikan Apresiasi
Olympic
22 jam yang lalu
Asael Sumbang Medali Kedua buat Indonesia, Airlangga Berikan Apresiasi
5
Okto Dorong Indonesia Jadi Tuan Rumah World Championships Skateboarding
KOI
24 jam yang lalu
Okto Dorong Indonesia Jadi Tuan Rumah World Championships Skateboarding
6
Lawan Melbourne Victory, Persib Incar Tiga Poin Demi Tiket 16 Besar ACL 2
Sepakbola
20 jam yang lalu
Lawan Melbourne Victory, Persib Incar Tiga Poin Demi Tiket 16 Besar ACL 2
Home  /  Berita  /  Badminton

Akibat Hujan Deras Sore Tadi, Ruas Jalan Antasari dan Kelurahan Cipete Tergenang Air

Akibat Hujan Deras Sore Tadi, Ruas Jalan Antasari dan Kelurahan Cipete Tergenang Air
Warga beraktifitas dengan perahu kayu. (GoNews)
Sabtu, 27 Agustus 2016 21:14 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Hujan deras disertai angin kencang yang terjadi di Jakarta, mengakibatkan beberapa wilayah ibu kota tergenang air dengan kedalaman sekitar 50 cm.

Hingga pukul 20.07 WIB, dari pantauan GoNews.co, dari mulai ruas Jl Antasari, Jaksel hingga kelurahan Cipte masih digenangi air, meski sudah tidak separah sore tadi.

Genangan sebelumnya mencapai 50 cm. Sepeda motor sampai tak bisa melintas.Di lokasi, Sabtu (27/8/2016) pukul 17.30 WIB kendaraan mulai mengalir. Sepeda motor mulai berani mengarungi genangan yang tinggal 5 cm.

Namun di Kelurahan Cipete dan sekitarnya, sampai saat ini masih terjadi genangan air setinggi lutut orang dewasa, bahkan sebagian warga terlihat menggunakan sampan kayu untuk beraktifitas.

Somat, salah satu warga yang kesehariannya berjualan makanan menjelaskan, dirinya terpaksa mengangkut barang daganganya tersebut dengan menggunakan alat seadanya. Bahkan ia mengakui meski setiap hujan lebat banjir selalu ada, tapi hari ini menurutnya paling parah.

"Mas lihat sendiri kan? Ya ini paling parah dari sebelumnya, biasanya sepeda motor masih bisa lewat mas, lah ini kagak bisa," ujarnya. (***)

wwwwww