Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Gagasan Kehadiran Staf Khusus Presiden Bidang Keolahragaan Memperkuat Ekosistem Olahraga
Nasional
20 jam yang lalu
Gagasan Kehadiran Staf Khusus Presiden Bidang Keolahragaan Memperkuat Ekosistem Olahraga
2
Zlatko Runje Gantikan Igor Tolic Saat Jamu Kalteng FC
Sepakbola
19 jam yang lalu
Zlatko Runje Gantikan Igor Tolic Saat Jamu Kalteng FC
3
Mengenal Diri Bukan Mendiagnosis Diri, Pesan Fanny Ghassani dan Samanta Clara di IYS 2026
Kemenpora
22 jam yang lalu
Mengenal Diri Bukan Mendiagnosis Diri, Pesan Fanny Ghassani dan Samanta Clara di IYS 2026
4
Menpora Erick Serahkan Penghargaan Pemenang di IYS 2026
Kemenpora
22 jam yang lalu
Menpora Erick Serahkan Penghargaan Pemenang di IYS 2026
5
Makin Panas, Empat Tim Lolos Bersaing di Semifinal
Basket
24 jam yang lalu
Makin Panas, Empat Tim Lolos Bersaing di Semifinal
6
Pengprov MPI DKI Jakarta Siap Sukseskan PON Pantai 2026
DKI Jakarta
20 jam yang lalu
Pengprov MPI DKI Jakarta Siap Sukseskan PON Pantai 2026
Home  /  Berita  /  Badminton

Akhirnya, LO alias Ocu, Otak Pelaku Aksi Pelarian 14 Tahanan Polsek Bukit Raya Berhasil Diciduk, 4 Lainnya Masih Diburu Polisi Pekanbaru

Akhirnya, LO alias Ocu, Otak Pelaku Aksi Pelarian 14 Tahanan Polsek Bukit Raya Berhasil Diciduk, 4 Lainnya Masih Diburu Polisi Pekanbaru
LO alias Ocu, otak aksi pelarian 14 tahanan Polsek Bukit Raya yang berhasil ditangkap Senin dinihari
Senin, 29 Agustus 2016 08:45 WIB
Penulis: Barkah Nurdiansyah
PEKANBARU - Satu lagi tahanan Polsek Bukit Raya, Pekanbaru, Riau yang kabur saat jam makan siang, Minggu (28/8/2016) berinisial LO alias Ocu berhasil ditangkap. Ia juga merupakan otak pelaku pelarian 13 tahanan lainnya.

LO ditangkap Senin (29/8/2016) sekitar pukul 04.30 WIB saat berada di tempat persembunyiannya, jalan Tengku Bey (Utama), Kecamatan Bukit Raya, Pekanbaru.

"Empat tahanan lainnya, IN, RR, FM dan AA masih dalam pengejaran. LO sudah diamankan ke Mapolsek Bukit Raya," kata Kapolresta Pekanbaru, Kombes Pol Tonny Hermawan R SIK, Senin (29/8/2016).

Terpisah, Kanit Reskrim Polsek Bukit Raya, AKP Sihol Sitinjak, saat dikonfirmasi Senin (29/8/2016) menuturkan, LO terpaksa dilumpuhkan karena melawan saat akan ditangkap di tempat persembunyiannya di semak-semak.

"Kita terpaksa tembak betis kanannya, karena saat akan ditangkap. Saat ini, LO sudah diamankan di Mapolsek Bukit Raya usai menjalani perawatan medis di RS Bhayangkara Polda Riau," tutur Kanit.

Sebelumnya, 14 tahanan Mapolsek Bukit Raya berhasil melarikan diri, Minggu (28/8/2016) sekitar pukul 11.30 WIB, dengan cara menganiaya petugas piket, Aiptu Suteri saat memberi makan para tahanan.

Ketika Aiptu Suteri masuk ke kamar tahanan, LO langsung mendorong hingga petugas tersebut jatuh. Namun, saat LO akan mencoba kabur, Aiptu Suteri sempat menahan dan memegang kaki LO.

13 tahanan lainnya membantu LO dengan memukuli dan menganiaya Aiptu Suteri dan langsung melarikan diri. Total 10 tahan berhasil ditangkap, termasuk otak pelaku berinisial LO. Sedangkan empat tahanan lainnya berinisial IN, RR, FM dan AA masih dalam pengejaran.***

wwwwww