Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Mengenal Diri Bukan Mendiagnosis Diri, Pesan Fanny Ghassani dan Samanta Clara di IYS 2026
Kemenpora
12 jam yang lalu
Mengenal Diri Bukan Mendiagnosis Diri, Pesan Fanny Ghassani dan Samanta Clara di IYS 2026
2
Gagasan Kehadiran Staf Khusus Presiden Bidang Keolahragaan Memperkuat Ekosistem Olahraga
Nasional
10 jam yang lalu
Gagasan Kehadiran Staf Khusus Presiden Bidang Keolahragaan Memperkuat Ekosistem Olahraga
3
Menpora Erick Serahkan Penghargaan Pemenang di IYS 2026
Kemenpora
11 jam yang lalu
Menpora Erick Serahkan Penghargaan Pemenang di IYS 2026
4
Zlatko Runje Gantikan Igor Tolic Saat Jamu Kalteng FC
Sepakbola
8 jam yang lalu
Zlatko Runje Gantikan Igor Tolic Saat Jamu Kalteng FC
5
Makin Panas, Empat Tim Lolos Bersaing di Semifinal
Basket
13 jam yang lalu
Makin Panas, Empat Tim Lolos Bersaing di Semifinal
6
Lawan Persib, Mundari Karya Optimistis Curi Poin
Sepakbola
8 jam yang lalu
Lawan Persib, Mundari Karya Optimistis Curi Poin
Home  /  Berita  /  Olympic

Pagi Ini, Jarak Pandang 1 Km, Pesawat Transnusa tidak Bisa Mendarat di Dumai

Pagi Ini, Jarak Pandang 1 Km, Pesawat Transnusa tidak Bisa Mendarat di Dumai
Terlihat pesawat jenis ATR72-600 yang mondar-mandir sebanyak 5 kali untuk melihat kemungkinan mendarat di Bandara Pinang Kampai.
Senin, 29 Agustus 2016 10:11 WIB
Penulis: Friedrich Edward Lumy
DUMAI - Kabut asap tebal yang menyelimuti Kota Dumai, Riau, hari ini Senin (29/8/2016) sekitar 09.15 WIB, membuat pesawat jenis ATR 72-600 milik Transnusa tidak bisa mendarat di Bandar Udara (Bandara) Pinang Kampai. Pesawat udara yang membawa 60 penumpang dari Jakarta (Bandara Halim Perdana Kusuma), terpaksa dialihkan ke Bandara SSK II di Kota Pekanbaru.

Informasi yang diperoleh GoRiau.com di Bandara Pinang Kampai, pilot pesawat ATR72-600 Kapten Andi terlihat melakukan holding area (tempat pesawat menunggu di udara, dengan cara berputar-putar untuk memantau landasan, red) sebanyak 5 kali melihat landasan.

Karena landasan di Bandara Pinang Kampai tak dapat terlihat dalam jarak 1 kilometer (km), Kapten Andi memutuskan untuk mendarat di Bandara SSK II.

Kepala UPT Bandara Pinang Kampai Dumai, Catur Hargowo saat ditemui GoRiau.com, membenarkan pesawat tersebut dialihkan ke SSK II. "Saat ini jarak pandang di sini (Bandara Pinang Kampai) hanya 1 kilometer akibat kabut asap. Normalnya pesawat bisa mendarat dengan jarak pandang 4,2 km, kondisi cuaca buruk, termasuk kabut asap," bebernya.

"Kalau memang jarak pandang 2 jam kedepannya bisa memungkinkan ATR72-600 mendarat di sini, pesawat itu dari Pekanbaru kembali ke Dumai, mengangkut 41 penumpang," jelas Catur. ***

Kategori:Olympic
wwwwww