Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Mabes Polri Cek Kabar Penangkapan Jenderal Bintang Empat di Mako Brimob Terkait Isu Penyadapan
Umum
15 jam yang lalu
Mabes Polri Cek Kabar Penangkapan Jenderal Bintang Empat di Mako Brimob Terkait Isu Penyadapan
2
Soroti RUU Perampasan Aset di Parlemen, Jamdatun Peringatkan Potensi Penyalahgunaan Wewenang Negara
Umum
17 jam yang lalu
Soroti RUU Perampasan Aset di Parlemen, Jamdatun Peringatkan Potensi Penyalahgunaan Wewenang Negara
3
Sashenka Ukir Sejarah, Pejudo Pertama dan Penyumbang Medali Pertama Indonesia
Olympic
12 jam yang lalu
Sashenka Ukir Sejarah, Pejudo Pertama dan Penyumbang Medali Pertama Indonesia
4
NOC Indonesia: Keselamatan Atlet Tidak Boleh Hanya Menjadi Komitmen di Atas Kertas
KOI
10 jam yang lalu
NOC Indonesia: Keselamatan Atlet Tidak Boleh Hanya Menjadi Komitmen di Atas Kertas
5
Era Baru, Kejurnas Kickboxing Indonesia 2026 Dikemas Dalam Sports Entertainment
Beladiri
9 jam yang lalu
Era Baru, Kejurnas Kickboxing Indonesia 2026 Dikemas Dalam Sports Entertainment
6
Okto Dorong Indonesia Jadi Tuan Rumah World Championships Skateboarding
KOI
10 jam yang lalu
Okto Dorong Indonesia Jadi Tuan Rumah World Championships Skateboarding
Home  /  Berita  /  Badminton

Akibat Oknum TNI AU Lakukan Kekerasan Jurnalis di Medan, KJI Boikot Lomba Foto dan Video Puspen TNI

Akibat Oknum TNI AU Lakukan Kekerasan Jurnalis di Medan, KJI Boikot Lomba Foto dan Video Puspen TNI
Ilustrasi.
Selasa, 30 Agustus 2016 21:03 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Pengurus Kameraman Jurnalis Indonesia (KJI) Pusat menginstruksiakan seluruh anggotanya di seluruh Indonesia untuk memboikot acara lomba foto dan video Puspen TNI.

"Dengan akan diadakannya lomba foto dan video oleh Puspen TNI, kami yang tergabung dalam organisasi profesi Kamerawan Jurnalis Indonesia menyatakan sikap menolak berpartisipasi mengikuti lomba foto & video dalam rangka HUT ke-71 TNI, dengan tema “Bersama Rakyat TNI Kuat, Hebat dan Profesional" 2016," ungkap Ketua KJI, Andi Riccardi kepada GoNews.co melalui pres releasenya, Selasa (30/08/2016) malam.

Sikap KJI ini kata dia, adalah bentuk solidaritas atas tindak kekerasan yang di lakukan oknum-oknum TNI AU Lanud Medan beberapa waktu yang lalu.

"Ini solidaritas kami terhadap rekan se-profesi Array Argus (Tribun Medan) dan Andry Safrin (MNC TV) yang sedang melakukan peliputan aksi ujuk rasa warga Kelurahan Sari Rejo, Kecamatan Medan Polonia, Kota Medan, Sumatera Utara, Senin, 15 Agustus 2016," tukasnya.

Array dan Andry kata dia, menjalani perawatan di Rumah Sakit Mitra Sejati, Kota Medan. Andry mengalami luka serius pada dada dan perut hingga mendapat bantuan pernafasan dengan oksigen. Selain itu tulang rusuk dan leher Andry juga patah.

"Dengan demikian sikap KJI secara tegas menolak ikut dalam perlombaan yang diadakan TNI hingga kasus ini benar-benar selesai," pungkasnya. (***)

wwwwww