Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Mabes Polri Cek Kabar Penangkapan Jenderal Bintang Empat di Mako Brimob Terkait Isu Penyadapan
Umum
16 jam yang lalu
Mabes Polri Cek Kabar Penangkapan Jenderal Bintang Empat di Mako Brimob Terkait Isu Penyadapan
2
Sashenka Ukir Sejarah, Pejudo Pertama dan Penyumbang Medali Pertama Indonesia
Olympic
13 jam yang lalu
Sashenka Ukir Sejarah, Pejudo Pertama dan Penyumbang Medali Pertama Indonesia
3
Soroti RUU Perampasan Aset di Parlemen, Jamdatun Peringatkan Potensi Penyalahgunaan Wewenang Negara
Umum
17 jam yang lalu
Soroti RUU Perampasan Aset di Parlemen, Jamdatun Peringatkan Potensi Penyalahgunaan Wewenang Negara
4
NOC Indonesia: Keselamatan Atlet Tidak Boleh Hanya Menjadi Komitmen di Atas Kertas
KOI
11 jam yang lalu
NOC Indonesia: Keselamatan Atlet Tidak Boleh Hanya Menjadi Komitmen di Atas Kertas
5
Era Baru, Kejurnas Kickboxing Indonesia 2026 Dikemas Dalam Sports Entertainment
Beladiri
9 jam yang lalu
Era Baru, Kejurnas Kickboxing Indonesia 2026 Dikemas Dalam Sports Entertainment
6
Okto Dorong Indonesia Jadi Tuan Rumah World Championships Skateboarding
KOI
11 jam yang lalu
Okto Dorong Indonesia Jadi Tuan Rumah World Championships Skateboarding
Home  /  Berita  /  Badminton

Teror Bom Kembali Terjadi di Jakarta, Kali Ini Kantor TvOne Jadi Sasaran

Teror Bom Kembali Terjadi di Jakarta, Kali Ini Kantor TvOne Jadi Sasaran
Ilustrasi.
Rabu, 31 Agustus 2016 00:29 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Kantor televisi swasta TvOne mendapat ancaman teror bom. Kantor yang berada di kawasan Jakarta Industrial Estate Pulogadung, Jakarta Timur itu diteror pada Selasa (30/08/2016) malam.

Menurut kesaksian petugas keamanan tvOne, Solihin, ancaman teror bom ini bermula dari telepon seseorang tidak dikenal sekira pukul 19.52 WIB. "Orang menelpon ke lobi kantor dan menyebutkan mengatasnamakan negara Islam bahwa di gedung ini sudah ada bom," ujarnya.

Tidak diketahui persis siapa yang menelpon. Sebab, usai meneyebutkan ada ancaman bom tersebut, pelaku langsung mematikan sambungan telepon. "Karena itu saya laporkan," katanya menambahkan.

Saat ini, seluruh kawasan gedung tvOne mendapatkan pengamanan ketat Kepolisian. Tim Gegana sedang melakukan penyisiran secara bertahap. "Disisir dari area luar dulu, baru masuk ke dalam," ujar seorang petugas Gegana.

Ini merupakan ancaman teror bom kedua untuk tvOne selama tahun 2016. Pertama terjadi pada tahun baru 1 Januari 2016. Ketika sebuah bom meledak di bawah sebuah mobil milik kru tvOne di Kota Bandung Jawa Barat.

Adapun kronologi teror terjadi saat petugas keamanan mengangkat telefon dari nomor 0214613545 dengan nomor extention 1710-1711.

Saat dijawab, nomor tersebut langsung berkata bahwa dirinya merupakan perwakilan negara islam yang menyerukan bahwa di Kantor TV One sudah ada bom yang terpasang.

Kepada GoNews.co, Kapolsek Pulo Gadung Kompol Cahyo mengatakan, pihaknya sudah memeriksa saksi-saksi termasuk pihak keamanan kantot tvOne Solihin.

"Tim sudah mendatangi TKP dan memeriksa beberapa saksi. Saat ini tim kami masih melakukan penyelidikan," jawabnya singkat. (***)

wwwwww