Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Mabes Polri Cek Kabar Penangkapan Jenderal Bintang Empat di Mako Brimob Terkait Isu Penyadapan
Umum
17 jam yang lalu
Mabes Polri Cek Kabar Penangkapan Jenderal Bintang Empat di Mako Brimob Terkait Isu Penyadapan
2
Sashenka Ukir Sejarah, Pejudo Pertama dan Penyumbang Medali Pertama Indonesia
Olympic
14 jam yang lalu
Sashenka Ukir Sejarah, Pejudo Pertama dan Penyumbang Medali Pertama Indonesia
3
NOC Indonesia: Keselamatan Atlet Tidak Boleh Hanya Menjadi Komitmen di Atas Kertas
KOI
12 jam yang lalu
NOC Indonesia: Keselamatan Atlet Tidak Boleh Hanya Menjadi Komitmen di Atas Kertas
4
Era Baru, Kejurnas Kickboxing Indonesia 2026 Dikemas Dalam Sports Entertainment
Beladiri
10 jam yang lalu
Era Baru, Kejurnas Kickboxing Indonesia 2026 Dikemas Dalam Sports Entertainment
5
Okto Dorong Indonesia Jadi Tuan Rumah World Championships Skateboarding
KOI
12 jam yang lalu
Okto Dorong Indonesia Jadi Tuan Rumah World Championships Skateboarding
6
Soroti RUU Perampasan Aset di Parlemen, Jamdatun Peringatkan Potensi Penyalahgunaan Wewenang Negara
Umum
18 jam yang lalu
Soroti RUU Perampasan Aset di Parlemen, Jamdatun Peringatkan Potensi Penyalahgunaan Wewenang Negara
Home  /  Berita  /  Badminton

Ancaman Teror Bom di Kantor TvOne Mengatasnamakan ISIS

Ancaman Teror Bom di Kantor TvOne Mengatasnamakan ISIS
Tim Gegana sedang melakukan penyisiran di Kantor TvOne. (foto: Vivanews)
Rabu, 31 Agustus 2016 00:40 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Ancaman teror bom kembali terjadi di kantor TvOne. Ini bukan pertama kalinya terjadi karena tepat pada tahun baru 1 Januari 2016 lalu juga pernah mengalami teror bom.

Kali ini, teror kembali terjadi di kantor TvOne di jalan Rawa Terate II No. 2, Kawasan Industri Pulogadung, Cakung, Jakarta Timur, Selasa (30/8/2016).

Teror bom tersebut terjadi pada pukul 19.52 WIB ketika seorang petugas keamanan menerima telepon. Diketahui, nomor telpon tersebut adalah 0214613545 dengan nomor extention 1710-1711. Tetapi ketika dijawab, penelpon tersebut mengatakan bahwa dirinya adalah perwakilan negara islam dan berkata bahwa di kantor TvOne ada sebuah bom yang terpasang.

Setelah itu, petugas keamanan yang diketahui bernama Solihin itu langsung menutup telepon tersebut. Kemudian dengan segera ia menghubungi pihak kepolisian. Tak lama kemudian, Tim Gegana Polda Metro Jaya langsung menuju ke lokasi kejadian.

“Saat ini sedang dilakukan penelusuran lebih lanjut,” ujar Kapolres Jakarta Timur, Kombes Pol Muhammad Agung.

Salah seorang petugas Gegana mengatakan bahwa penelusuran akan dilakukan dari area luar kantor TvOne terlebih dahulu. Setelah itu baru akan dilanjutkan dengan menelusuri dalam gedung.

Sementara itu CEO TvOne, Anindra Ardiansyah Bakrie, juga membenarkan ancaman teror kantor TvOne tersebut.“Ancaman teror kita terima lewat telepon dengan menyebut dari ISIS. Saat ini Tim Gegana sedang melakukan penyisiran di lokasi,” terangnya. (***)

wwwwww