Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
Kemenpora
17 jam yang lalu
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
2
Persijap Yakin Segara Bangkit Usai Gagal Kalahkan Garudayaksa FC
Sepakbola
16 jam yang lalu
Persijap Yakin Segara Bangkit Usai Gagal Kalahkan Garudayaksa FC
3
Ivan Mamut Pastikan Kemenangan Persija atas Persebaya
Sepakbola
16 jam yang lalu
Ivan Mamut Pastikan Kemenangan Persija atas Persebaya
4
MA Anulir Suket SMA Gibran Rakabuming, Publik Soroti Sikap KPU dan Ancaman Pemakzulan
Umum
17 jam yang lalu
MA Anulir Suket SMA Gibran Rakabuming, Publik Soroti Sikap KPU dan Ancaman Pemakzulan
5
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
Metropolitan
24 jam yang lalu
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
6
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
Metropolitan
21 jam yang lalu
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
Home  /  Berita  /  Badminton

Bendung Berkembangnya Isu SARA, Kapolres Dumai: Masalah Hukum Diselesaikan Melalui Jalurnya

Bendung Berkembangnya Isu SARA, Kapolres Dumai: Masalah Hukum Diselesaikan Melalui Jalurnya
Kapolres Dumai AKBP Donald H Ginting melakukan dialog dengan tokoh masyarakat di Dumai untuk antisipasi berkembangnya SARA.
Rabu, 31 Agustus 2016 18:00 WIB
Penulis: Friedrich Edward Lumy
DUMAI - Berkembangnya isu SARA (Suku, Agama dan Ras) dapat memicu terjadinya konflik dalam masyarakat. Untuk itu Polres Dumai, melakukan antisipasi berkembangnya isu sara di Kota Dumai, Riau.

Salah satu upaya yang dilakukan berdialog secara langsung dengan tokok-tokoh masyarakat di Kota Dumai. Tidak hanya itu, setiap Bhabinkamtibmas pun harus bisa loyal kepada masyarakat di daerahnya masing-masing.

"Masalah hukum biarkan diselesaikan melalui jalur yang ada," kata Kapolres Dumai, AKBP Donald H Ginting kepada GoRiau.com, Rabu siang (31/8/2016).

Pertemuan dilakukan dengan berdialog bersama tokoh masyarakat Tionghoa Ayu Junaidi, Tokoh Masyarakat Dumai Timo Kipda, Ketua LKKMD Zul Ahad, dan tokoh masyarakat batak di Dumai W Simanungkalit dan Silaban.

"Kita menyampaikan kondisi hubungan antar suku bangsa sangat baik. Perbedaan masih dilihat sebagai sebuah anugerah yang membuat bangsa Indonesia menjadi kaya," tegasnya.

Ia berpesan dan berharap kepada masyarakat Kota Dumai, agar tidak membawa-bawa satu kelompok agama, maupun daerah dalam menghadapi suatu permasalahan.

"Mudah-mudahan Kota Dumai tetap aman dan damai," harapnya. ***

Kategori:Badminton, PON
wwwwww