Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Michelle Ukir Sejarah, Renang Sumbang Medali Ketiga Indonesia
Olympic
6 jam yang lalu
Michelle Ukir Sejarah, Renang Sumbang Medali Ketiga Indonesia
2
Aira Pertama Kali Rasakan Triathlon Kelas Dunia
Olympic
5 jam yang lalu
Aira Pertama Kali Rasakan Triathlon Kelas Dunia
3
Taman Bendera Pusaka Raih Seoul Design Award, Komisaris PT ITJ: Legacy Pramono Anung Diakui Dunia
Metropolitan
18 jam yang lalu
Taman Bendera Pusaka Raih Seoul Design Award, Komisaris PT ITJ: Legacy Pramono Anung Diakui Dunia
4
Jelang Jeda Internasional, Persib Bidik Kemenangan Hadapi Java United FC
Sepakbola
5 jam yang lalu
Jelang Jeda Internasional, Persib Bidik Kemenangan Hadapi Java United FC
5
Dijamu PSS, Bhayangkara FC Berharap Bisa Curi Gol Lebih Dulu
Sepakbola
5 jam yang lalu
Dijamu PSS, Bhayangkara FC Berharap Bisa Curi Gol Lebih Dulu
6
Messidoro Puas Jadi Pemain Terbaik Usai Tumbangkan PSIM
Sepakbola
5 jam yang lalu
Messidoro Puas Jadi Pemain Terbaik Usai Tumbangkan PSIM
Home  /  Berita  /  Badminton

Soal Pencalonan Kepala Daerah yang Terjerat Hukuman, KPU Tunggu Putusan DPR

Soal Pencalonan Kepala Daerah yang Terjerat Hukuman, KPU Tunggu Putusan DPR
Anggota KPU Sumut Ir Benget M Silitonga
Rabu, 31 Agustus 2016 16:30 WIB
Penulis: Adi Wasgo
MEDAN - Komisi Pemilihan Umum (KPU) hingga saat ini masih menunggu hasil putusan DPR RI terkait pencalonan kepala daerah walau telah divonis hakim hukuman percobaan.

"Kita tidak bisa berbuat banyak dalam masalah ini. Oleh karenanya, sebagai pihak penyelenggara Pemilihan Umum (Pemilu), kita sifatnya menunggu hasil putusan DPR terkait masalah tersebut," kata salah seorang Anggota KPU Sumut, Benget M Silitonga, Rabu (31/08/2016) ketika ditemui di kantornya Jalan Perintis Kemerdekaan Medan.

Benget menjelaskan, di dalam Undang-Undang (UU) Nomor 10 tahun 2016 tentang pemilihan kepala daerah pasal 7 ayat 2 huruf g disebutkan bahwa setiap kepala daerah harus bersih. "Artinya, calon kepala daerah tidak pernah tersangkut hukum atau masalah lainnya yang bisa menggugurkan pencalonannya," ujar Benget.

Lebih lanjut Anggota KPU Sumut Devisi Teknik ini mengatakan, jika seseorang yang telah divonis hakim apakah itu hukuman percobaan yang saat ini masih diperdebatkan di DPR RI, berarti sudah memiliki hukum tetap dan sesuai aturan perundang-undangan yang dimaksud di atas tadi tidak boleh mencalonkan dirinya pada pemilihan kepala daerah. "Tapi semua itu bisa mencalonkan jika DPR hasil rapatnya memperbolehkannya," katanya. Adi wasgo.

Editor:Arif
Kategori:Badminton, Voli, PON
wwwwww