Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
Hukum
17 jam yang lalu
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
2
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
Umum
13 jam yang lalu
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
3
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
Hukum
13 jam yang lalu
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
4
Ketua Umum PB KAMI Dukung Langkah Tegas Kapolri Bersihkan Institusi
Hukum
19 jam yang lalu
Ketua Umum PB KAMI Dukung Langkah Tegas Kapolri Bersihkan Institusi
5
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
Olympic
9 jam yang lalu
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
6
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
Metropolitan
9 jam yang lalu
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
Home  /  Berita  /  Badminton

Wow...,Hari Pertama Ganjil-Genap Polda Metro Jaya Tindak 348 Pelanggar

Wow...,Hari Pertama Ganjil-Genap Polda Metro Jaya Tindak 348 Pelanggar
Ilustrasi.
Rabu, 31 Agustus 2016 10:02 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Kasubdit Bin Gakum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Budiyanto mengatakan, hari pertama diberlakukan sistem ganjil genap, pihak kepolisian menindak 348 pelanggaran.

"Hasil giat penindakkan tilang pada koridor atau kawasan ganjil-genap 30 Agustus 2016 total keseluruhan penindakan mencapai 348 pelanggaran," katanya di Jakarta, Rabu (31/8/2016).

Dari total 348 itu, Polisi ikut menyita sejumlah barang bukti berupa Surat Izin Mengemudi (SIM) dan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK).

"Barang bukti yang ditindak SIM sebanyak 189, dan STNK sebanyak 159," jelasnya.

Ia menjelaskan, total 348 pelanggaran tersebut, didapati oleh masih-masih kesatuan.

"Dari Subdibin Gakkum 288, Sat Gatur 39, dan dari PJR 21," pungkasnya.

Sebelumnya diberitakan, pembatasan kendaraan sistem ganjil-genap adalah mekanisme pengurangan kemacetan pengganti sistem 3 in 1. Sebelum resmi diberlakukan per 30 Agustus 2016, sistem ini sudah diuji coba sejak tanggal 27 Juli - 26 Agustus 2016. (***)

wwwwww