Dalam 3 Bulan, 248 Warga Tamiang Terjangkit DBD
![]() |
| Vanlee Denio, (3) anak dari warga Kampung Bukit Tempurung, Kecamatan Kota Kualasimpang, sejak 3 hari lalu terbaring lemah di ruang T. Umar RSUD Tamiang akibat serangan DBD, Kamis (1/9/2016). [Suparmin] |
Penulis: Suparmin
KUALASIMPANG - Jumlah penderita Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kabupaten Aceh Tamiang, dalam 3 bulan terakhir meningkat. Pihak RSUD Aceh Tamiang mencatat sejak Juni hingga Agustus 2016, jumlah penderita DBD mencapai 248 orang.
"Data pada kami menunjukkan pada bulan Juni sebanyak 64 kasus, Juli 100 kasus dan Agustus 84 kasus. Selama 3 bulan ini penderita DBD yang masuk jumlahnya cukup tinggi," ungkap Direktur RSUD Aceh Tamiang, Ibnu Azis kepada GoAceh, Kamis (1/8/2016).
Ibnu Azis mengatakan, dari jumlah 248 pasien tersebut, 102 di antaranya merupakan anak anak. Dia juga menyebutkan tindakan kuratif secara maksimal terus dilakukan terhadap pasien untuk menghindari hal-hal yang lebih vatal. "Kita terus berupaya tindakan kuratif bagi pasien penderita DBD, dari 248 yang terinfeksi, kini sudah tinggal 84 orang. Kita juga terus berupaya menekan angka DBD ini", katanya.
Untuk meminimalisir jumlah angka penderita DBD hingga ke angka nol persen, Ibnu meminta tindakan pencegahan ditingkatkan oleh dinas kesehatan. Mengingat lingkungan di sekitar masyarakat Aceh Tamiang kurang bersih.
"Saya kira tindakan preventif harus segera dilakukan, untuk menghindari dampak yang meluas terhadap berjangkitnya wabah demam berdarah di Aceh Tamiang. Jika tidak segera dilakukan, dikawatirkan kasus ini semakin meningkat dan akan menjadi endemik," katanya.













