Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Era Baru, Kejurnas Kickboxing Indonesia 2026 Dikemas Dalam Sports Entertainment
Beladiri
20 jam yang lalu
Era Baru, Kejurnas Kickboxing Indonesia 2026 Dikemas Dalam Sports Entertainment
2
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
Hukum
7 jam yang lalu
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
3
NOC Indonesia: Keselamatan Atlet Tidak Boleh Hanya Menjadi Komitmen di Atas Kertas
KOI
21 jam yang lalu
NOC Indonesia: Keselamatan Atlet Tidak Boleh Hanya Menjadi Komitmen di Atas Kertas
4
Sashenka Ukir Sejarah, Pejudo Pertama dan Penyumbang Medali Pertama Indonesia
Olympic
23 jam yang lalu
Sashenka Ukir Sejarah, Pejudo Pertama dan Penyumbang Medali Pertama Indonesia
5
Asael Sumbang Medali Kedua buat Indonesia, Airlangga Berikan Apresiasi
Olympic
19 jam yang lalu
Asael Sumbang Medali Kedua buat Indonesia, Airlangga Berikan Apresiasi
6
Okto Dorong Indonesia Jadi Tuan Rumah World Championships Skateboarding
KOI
21 jam yang lalu
Okto Dorong Indonesia Jadi Tuan Rumah World Championships Skateboarding
Home  /  Berita  /  Badminton

Dalam 3 Bulan, 248 Warga Tamiang Terjangkit DBD

Dalam 3 Bulan, 248 Warga Tamiang Terjangkit DBD
Vanlee Denio, (3) anak dari warga Kampung Bukit Tempurung, Kecamatan Kota Kualasimpang, sejak 3 hari lalu terbaring lemah di ruang T. Umar RSUD Tamiang akibat serangan DBD, Kamis (1/9/2016). [Suparmin]
Kamis, 01 September 2016 17:35 WIB
Penulis: Suparmin

KUALASIMPANG - Jumlah penderita Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kabupaten Aceh Tamiang, dalam 3 bulan terakhir meningkat. Pihak RSUD Aceh Tamiang mencatat sejak Juni hingga Agustus 2016, jumlah penderita DBD mencapai 248 orang.

"Data pada kami menunjukkan pada bulan Juni sebanyak 64 kasus, Juli  100 kasus dan Agustus 84 kasus. Selama 3 bulan ini penderita DBD yang masuk jumlahnya cukup tinggi," ungkap Direktur RSUD Aceh Tamiang, Ibnu Azis kepada GoAceh, Kamis (1/8/2016).

Ibnu Azis mengatakan, dari jumlah 248 pasien tersebut, 102 di antaranya merupakan anak anak. Dia juga menyebutkan tindakan kuratif secara maksimal terus dilakukan terhadap pasien untuk menghindari hal-hal yang lebih vatal. "Kita terus berupaya tindakan kuratif bagi pasien penderita DBD, dari 248 yang terinfeksi, kini sudah tinggal 84 orang. Kita juga terus berupaya menekan angka DBD ini", katanya.

Untuk meminimalisir jumlah angka penderita DBD hingga ke angka nol persen, Ibnu meminta tindakan pencegahan ditingkatkan oleh dinas kesehatan. Mengingat lingkungan di sekitar masyarakat Aceh Tamiang kurang bersih.

"Saya kira tindakan preventif harus segera dilakukan, untuk menghindari dampak yang meluas terhadap berjangkitnya wabah demam berdarah di Aceh Tamiang. Jika tidak segera dilakukan, dikawatirkan kasus ini semakin meningkat dan akan menjadi endemik," katanya.

Editor:TAM
Kategori:Badminton, PON
wwwwww