Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
Lingkungan
18 jam yang lalu
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
2
Dinov dan Michelle Pimpin Parade Tim Indonesia di Pembukaan Dakar 2026
Olympic
12 jam yang lalu
Dinov dan Michelle Pimpin Parade Tim Indonesia di Pembukaan Dakar 2026
3
Zlatko Runje Sukses Dampingi Persib Kalahkan Kalteng FC
Sepakbola
12 jam yang lalu
Zlatko Runje Sukses Dampingi Persib Kalahkan Kalteng FC
4
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa 'Geruduk' Imigrasi Jakbar
Umum
12 jam yang lalu
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa Geruduk Imigrasi Jakbar
5
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
Sepakbola
13 jam yang lalu
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
6
Tolak Konser Andrea Bocelli di Jakarta, Dailami Minta Pemerintah Tegas
Hiburan
18 jam yang lalu
Tolak Konser Andrea Bocelli di Jakarta, Dailami Minta Pemerintah Tegas
Home  /  Berita  /  Badminton

Hujan Gerimis, Massa Bertopeng Wabup Bengkalis Gelar Unjuk Rasa di Kejati Riau

Hujan Gerimis, Massa Bertopeng Wabup Bengkalis Gelar Unjuk Rasa di Kejati Riau
Unjuk rasa dengan memakai topeng Wabup Bengkalis di Kejati Riau, Kamis siang (Foto: Chairul Hadi)
Kamis, 01 September 2016 11:28 WIB
Penulis: Chairul Hadi
PEKANBARU - Puluhan demonstran dari Gerakan Perjuangan Mahasiswa Bengkalis, Kamis (1/9/2016) siang berunjuk rasa di depan Kantor Kejaksaan Tinggi (Kejati), Jalan Jenderal Sudirman, Pekanbaru, Riau.

Mereka mendesak penegak hukum untuk mengusut dugaan keterlibatan wakil Bupati Bengkalis, Muhammad dalam beberapa rentetan dugaan korupsi, antara lain penyuapan alih fungsi lahan dan pengaturan proyek.

Lalu dugaan korupsi proyek pengadaan dan pemasangan pipa transmisi dengan anggaran Rp3,4 miliar lebih di Tembilahan, saat Muhammad masih menjadi Kadis PU Provinsi Riau.

"Kami mendapatkan buktinya, bahwa Muhammad terindikasi terlibat kasus korupsi suap alih fungsi lahan dan korupsi saat dia menjabat selaku Kadis PU," teriak koordinator aksi, Romi Saputra melalui pengeras suara.

"Saat dia menjabat Kadis PU, Muhammad diduga terlibat korupsi pemasangan pipa transmisi sebesar Rp3,4 miliar di Tembilahan. Proyeknya tidak dilaksanakan sebagaimana ketentuan kontrak dan tidak tepat waktu," beber Romi.

"Dengan beberapa kejanggalan itu, Dinas PU yang dipimpin Muhammad nyatanya tidak memberlakukan denda keterlambatan, bahkan tidak memutuskan kontrak terhadap pemegang tender, PT Panotari Raja," sambung dia.

Atas kasus-kasus ini, massa menginginkan agar KPK, Polda Riau dan Kejati segera membongkar dan menuntaskan itu. "Sampai ke akar-akarnya. Terutama yang menyangkut pejabat Bengkalis," tegasnya.

Pengunjuk rasa ini mengancam akan mengerahkan massa aksi yang lebih besar lagi jika aparat hukum tidak menggubrisnya. Mereka juga sempat menggelar teatrikal yang menyindir bahwa uang bisa mengatur segalanya.

Selain di Kejati, mereka juga menggelar aksi serupa di Kantor Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Riau. Aksi mereka dilakukan di bawah guyuran hujan gerimis yang menyelimuti Pekanbaru, Kamis siang. ***

Kategori:Olympic, Badminton
wwwwww