Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Era Baru, Kejurnas Kickboxing Indonesia 2026 Dikemas Dalam Sports Entertainment
Beladiri
19 jam yang lalu
Era Baru, Kejurnas Kickboxing Indonesia 2026 Dikemas Dalam Sports Entertainment
2
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
Hukum
7 jam yang lalu
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
3
NOC Indonesia: Keselamatan Atlet Tidak Boleh Hanya Menjadi Komitmen di Atas Kertas
KOI
20 jam yang lalu
NOC Indonesia: Keselamatan Atlet Tidak Boleh Hanya Menjadi Komitmen di Atas Kertas
4
Sashenka Ukir Sejarah, Pejudo Pertama dan Penyumbang Medali Pertama Indonesia
Olympic
22 jam yang lalu
Sashenka Ukir Sejarah, Pejudo Pertama dan Penyumbang Medali Pertama Indonesia
5
Asael Sumbang Medali Kedua buat Indonesia, Airlangga Berikan Apresiasi
Olympic
18 jam yang lalu
Asael Sumbang Medali Kedua buat Indonesia, Airlangga Berikan Apresiasi
6
Okto Dorong Indonesia Jadi Tuan Rumah World Championships Skateboarding
KOI
20 jam yang lalu
Okto Dorong Indonesia Jadi Tuan Rumah World Championships Skateboarding
Home  /  Berita  /  Badminton

Jam Dinas, Karyawan Rumah Sakit Dilarang Gunakan Telepon Seluler

Jam Dinas, Karyawan Rumah Sakit Dilarang Gunakan Telepon Seluler
Contoh surat pernyataan tidak boleh menggunakan Hp pada jam dinas RSUD-Yuliddin Away Tapaktuan. Jumat (2/9/2016). [Al Fahd Radi Fahlefi]
Jum'at, 02 September 2016 23:51 WIB
Penulis: Al Fahd Radi Fahlefi

TAPAKTUAN - Badan Layanan Usaha Daerah (BLUD) RSUD-Yuliddin Away Tapaktuan, Kabupaten Aceh Selatan meningkatkan pelayanan terhadap pasien. Karyawan/karyawati dilarang menggunakan telepon genggam dan merokok pada saat jam dinas.

“Penerapan tidak diperbolehkan menggunakan telepon  dan bebas asap rokok di lingkungan rumah sakit, bertujuan untuk meningkatkan kedisiplinan, pelayanan prima  serta  menciptakan suasana nyaman dan sehat,” kata Direktur BLUD RSUD-YA Tapaktuan, dr Faisal, SpAn kepada GoAceh, Jumat (2/9/2016) sore.

Aturan ini, sebutnya baru berlaku  tiga hari. Penerapan tidak boleh menggunakan alat komunikasi eletronik ini masih tahapan uji coba selama 3 bulan ke depan. “Apabila dampaknya lebih prima terhadap pelayanan kesehatan, maka akan dilanjutkan," terang Faisal.

Menurut dia, jangan ada tenaga medis maupun karyawan keasikan pegang perangkat seluler saat bekerja. Karena  mengganggu pelayanan yang berakibat memburuknya etos kerja. “Masyarakat dan pasien butuh pelayanan yang baik dari pemerintah,” imbuhnya.

Aturan tidak boleh menggunakan perangkat seluler pada jam dinas tertulis dalam surat pernyataan bermaterai Rp3.000 masing-masing karyawan, baik PNS maupun tenaga kontrak. Sedangkan bebas asap rokok sudah lama diberlakukan.

Editor:Zainal Bakri
Kategori:Badminton, Voli, PON
wwwwww