Waduk Lhokseumawe Dipenuhi Keramba dan Sampah
![]() |
| Waduk Lhokseumawe dipenuhi keramba, Jumat (2/9/2016). [Sarina] |
Penulis: Sarina
LHOKSEUMAWE – Areal waduk seluas 60 hektare di dalam Kota Lhokseumawe, seharusnya menjadi objek wisata yang bisa merangsang dunia pariwisata lokal di kota ini. Namun faktanya, waduk kini dipenuhi oleh keramba-keramba ikan milik nelayan setempat. Kondisi itu membuat suasana di sana tak indah lagi.
Banyak pengunjung yang prihatin dengan kondisi tersebut. Karena objek wisata di Lhokseumawe ini berubah jorok dan menimbulkan bau tak sedap. Selain dipenuhi keramba milik petani, waduk juga dipenuhi sampah yang dibuang warga setempat.
Pemerintah Kota Lhokseumawe hingga saat ini mengabaikan kondisi waduk yang semakin parah. Padahal saban hari, areal waduk dipenuhi warga yang menikmati suasana tepi pantai dan sebagai lokasi untuk berolah raga.
“Saya hampir setiap sore jalan-jalan di sekitaran waduk ini, seraya menikmati pemandangan. Namun sekarang kondisinya sudah berubah,” kata salah seorang pengunjung, Yeni Arisa, warga Cunda, Muara Dua, Jumat (2/9/2016).
Ia berharap Pemerintah Kota Lhokseumawe menata kembali keindahan waduk agar layak dijadikan objek wisata. “Dinas terkait perlu membersihkan sampah-sampah yang memenuhi bagian dalam waduk. Di darat juga perlu disediakan tempat sampah. Agar suasana semakin indah dan bersih,” katanya.













