Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
Hukum
11 jam yang lalu
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
2
Era Baru, Kejurnas Kickboxing Indonesia 2026 Dikemas Dalam Sports Entertainment
Beladiri
23 jam yang lalu
Era Baru, Kejurnas Kickboxing Indonesia 2026 Dikemas Dalam Sports Entertainment
3
Asael Sumbang Medali Kedua buat Indonesia, Airlangga Berikan Apresiasi
Olympic
22 jam yang lalu
Asael Sumbang Medali Kedua buat Indonesia, Airlangga Berikan Apresiasi
4
Lawan Melbourne Victory, Persib Incar Tiga Poin Demi Tiket 16 Besar ACL 2
Sepakbola
20 jam yang lalu
Lawan Melbourne Victory, Persib Incar Tiga Poin Demi Tiket 16 Besar ACL 2
5
Marc Klok Terlecut Balas Pengorbanan Suporter Persib Yang Borong Tiket ACL 2
Sepakbola
20 jam yang lalu
Marc Klok Terlecut Balas Pengorbanan Suporter Persib Yang Borong Tiket ACL 2
6
Ketua Umum PB KAMI Dukung Langkah Tegas Kapolri Bersihkan Institusi
Hukum
13 jam yang lalu
Ketua Umum PB KAMI Dukung Langkah Tegas Kapolri Bersihkan Institusi
Home  /  Berita  /  Badminton

Narkoba Rentan Masuk ke Kota Bertuah Melalui Jalur Darat, Kapolresta Pekanbaru: Terbukti Terlibat, Kita Proses Hukum

Narkoba Rentan Masuk ke Kota Bertuah Melalui Jalur Darat, Kapolresta Pekanbaru: Terbukti Terlibat, Kita Proses Hukum
Kapolresta Pekanbaru, Kombes Pol Tonny Hermawan R SIK saat menginterogasi Dian, bandar narkotika jaringan Aceh pemilik 12,5 kilogram ganja, saat ekspos di Mapolresta Pekanbaru, Selasa siang
Selasa, 06 September 2016 12:51 WIB
Penulis: Barkah Nurdiansyah
PEKANBARU - Rentannya jalur darat untuk masuknya narkoba ke wilayah Kota Pekanbaru menjadi perhatian khusus Kapolresta Pekanbaru, Kombes Pol Tonny Hermawan R SIK.

Orang nomor satu di pucuk pimpinan Polresta Pekanbaru itu mengakui jika pengiriman narkoba melalui jalur darat merupakan modus yang sudah lama dipakai para bandar untuk mengedarkan narkoba.

"Tapi, mereka punya banyak cara agar narkoba yang dikirimkan ke Pekanbaru tidak tercium dan bahkan diketahui pemilik jasa berupa angkutan umum atau ekspedisi. Mereka biasa menyamarkannya," ujar Tonny.

"Terlebih lagi narkotika jenis ganja yang memang diketahui di pasok dari wilayah Aceh dan tempat kita (Pekanbaru) menjadi target wilayah pemasaran mereka (bandar)," sambungnya.

Kepada GoRiau.com, Toher (sapaan akrabnya) mengatakan, jika pihak Satres Narkoba Polresta Pekanbaru sudah melakukan upaya-upaya penyelidikan maupun koordinasi dengan pihak-pihak jasa angkutan umum dan ekspedis.

"Untuk keterlibatan jasa angkutan umum dan ekspedisi dalam dugaan penyelundupan narkoba ke Kota Pekanbaru masih akan didalami, mungkin saja oknum jasa tersebut," tukasnya.

"Jika memang terbukti, tidak menutup kemungkinan pihak jasa angkutan dan ekspedisi itu kita proses hukum sesuai dengan hasil penyidikan kita," tegasnya.

Sebelumnya, Polsek Rumbai berhasil meringkus bandar narkotika, AP alias Dian (33) Senin (5/9/2016) siang bersama dengan 12,5 kilogram ganja yang dipasok langsun dari Aceh dan dikirim menggunakan jasa angkutan umum melalui jalur darat.

Dian terancam hukuman mati karena terbukti melanggar pasal 114 jo 111 UU No 35 tahun 2009 tentang Narkotika.***

wwwwww