Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
Lingkungan
7 jam yang lalu
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
2
Tolak Konser Andrea Bocelli di Jakarta, Dailami Minta Pemerintah Tegas
Hiburan
6 jam yang lalu
Tolak Konser Andrea Bocelli di Jakarta, Dailami Minta Pemerintah Tegas
3
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
Sepakbola
1 jam yang lalu
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
4
Kerapatan Adat Nagai Silaut Perjuangkan Keadilan Status Tanah
Hukum
1 jam yang lalu
Kerapatan Adat Nagai Silaut Perjuangkan Keadilan Status Tanah
5
Pujian Cara Pemain Bali United Berjuang Raih Kemenangan Tandang Perdana
Sepakbola
1 jam yang lalu
Pujian Cara Pemain Bali United Berjuang Raih Kemenangan Tandang Perdana
6
Pujian Osmar Loss buat Mentalitas Pemain Dewa United FC
Sepakbola
1 jam yang lalu
Pujian Osmar Loss buat Mentalitas Pemain Dewa United FC
Home  /  Berita  /  Beladiri

12 Kali Bolak-balik, WN Malaysia Terduga Jaringan Narkoba Internasional Ngakunya Cari Pacar ke Kota Bertuah

12 Kali Bolak-balik, WN Malaysia Terduga Jaringan Narkoba Internasional Ngakunya Cari Pacar ke Kota Bertuah
Kasat Reserse Narkoba Polresta Pekanbaru, Kompol Iwan Lesmana Riza SH MH saat ekspos CMF, WN Malaysia diduga jaringan narkob internasional
Kamis, 08 September 2016 12:48 WIB
Penulis: Barkah Nurdiansyah
PEKANBARU - Terkendala dalam berkomunikasi dengan warga negara asing (WNA) asal Malaysia, CMF (46) yang diduga terlibat jaringan sindikat narkoba Internasional, Satuan Reserse (Satres) Narkoba Polresta Pekanbaru akan berkoordinasi dengan Konsulat Malaysia.

"Kita sudah layangkan surat pemberitahuan pendampingan ke Konsulat Malaysia untuk melanjutkan pemeriksaan dan penyidikan terhadap CMF ini," kata Kasat Reserse Narkoba Polresta Pekanbaru, Kompol Iwan Lesmana Riza SH MH, Kamis (8/9/2016).

"Kita juga masih melakukan pengejaran terhadap BD yang merupakan kaki tangan CMF dan diduga berhasil membawa sabu yang dibawa CMF dari Malaysia, Selasa (6/9/2016) lalu," sambungnya.

Kepada GoRiau.com, Kasat menuturkan, selain itu pihaknya juga akan melakukan pemeriksaan CCTv hotel tempat CMF menginap dan ditangkap beserta barang bukti satu paket sabu, bong dan paspor.

"Hari ini kita akan periksa CCTv-nya untuk mengungkap identitas BD dan sampai saat ini, CMF belum mengakui berapa jumlah sabu yang Ia bawa dari Malaysia," tuturnya.

Kasat menambahkan, untuk proses hukum, CMF akan dijerat pasal 112 jo 114 jo 127 UU No 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman minimal empat tahun dan maksimal 20 tahun penjara.

"Sudah 12 kali bolak-balik Malaysia-Pekanbaru, CMF mengaku ke Pekanbaru cuma untuk menjumpai pacarnya. Tapi kita akan dalami lagi," tukas Kasat.***

Kategori:Beladiri
wwwwww