Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
Lingkungan
23 jam yang lalu
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
2
Dinov dan Michelle Pimpin Parade Tim Indonesia di Pembukaan Dakar 2026
Olympic
17 jam yang lalu
Dinov dan Michelle Pimpin Parade Tim Indonesia di Pembukaan Dakar 2026
3
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa 'Geruduk' Imigrasi Jakbar
Umum
17 jam yang lalu
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa Geruduk Imigrasi Jakbar
4
Zlatko Runje Sukses Dampingi Persib Kalahkan Kalteng FC
Sepakbola
17 jam yang lalu
Zlatko Runje Sukses Dampingi Persib Kalahkan Kalteng FC
5
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
Sepakbola
18 jam yang lalu
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
6
Gagal Curi Poin di Bandung, Mundari Karya: Kami Dihukum
Sepakbola
17 jam yang lalu
Gagal Curi Poin di Bandung, Mundari Karya: Kami Dihukum
Home  /  Berita  /  Voli
Komisi B DPRD Kuansing Tinjau Tapal Batas

Wilayahnya Dicaplok Sumbar, ‎DPRD Desak Pemkab Kuansing Tanggap

Wilayahnya Dicaplok Sumbar, ‎DPRD Desak Pemkab Kuansing Tanggap
DPRD Kuansing bersama Dishut saat berada di Desa Ibul, wilayah yang dicaplok kabupaten tetangga, Kamis (8/9/2016) siang. (foto sandi)
Kamis, 08 September 2016 20:51 WIB
Penulis: Wirman Susandi
TELUKKUANTAN - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kuantan Singingi (Kuansing) meminta Bupati Kuansing untuk tanggap mengenai tapal batas Kuansing - Dharmasraya yang juga menjadi batas Riau - Sumbar. Sebab, sampai saat ini Dharmasraya terus memperluas wilayahnya sampai ke Kuansing.

"Pemda harus tanggap. Bupati harus memiliki terobosan, agar pencaplokan tidak terus terjadi. Kita tahu, tapal batas Riau - Sumbar dan Jambi saja, itu berada di wilayah perusahaan yang HGU-nya dikeluarkan Sumbar," ujar Ketua Komisi B DPRD Kuansing, Rustam Effendi saat meninjau tapal batas yang dibuat oleh Pemkab Dharmasraya, Kamis (8/9/2016).

Menurut Rustam, persoalan ini memang bukan sepenuhnya menjadi tanggungjawab Pemkab Kuansing. Sebab, tapal batas Kuansing - Dharmasraya juga menjadi tapal batas Riau - Sumbar.

"Kendati demikian, kalau saja pemerintah kabupaten tidak tanggap, ?bagaimana dengan provinsi, apalagi pemerintah pusat," ujar Rustam.

Ia menyarankan agar Pemkab Kuansing, dalam hal ini bupati beserta jajarannya?, segera berkoordinasi di setiap tingkatan. Sehingga, tapal batas ini tidak merugikan Kuansing.

"Tapal batas ini juga menyangkut RTRW Kuansing, RTRW Riau. Karena itu, Pemkab Kuansing harus cepat tanggap. Kalau bisa, secepatnya persoalan ini diselesaikan," ujar Rustam.

Dalam peninjauan tapal batas yang dibuat oleh Pemkab Dharmasraya, DPRD turun bersama Dinas Kehutanan (Dishut) Kuansing. Dari pengukuran titik koordinat, didapat tapal batas tersebut berada 1,2 Km di dalam wilayah administratif Kuansing.***

Kategori:Voli
wwwwww