Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Mengenal Diri Bukan Mendiagnosis Diri, Pesan Fanny Ghassani dan Samanta Clara di IYS 2026
Kemenpora
10 jam yang lalu
Mengenal Diri Bukan Mendiagnosis Diri, Pesan Fanny Ghassani dan Samanta Clara di IYS 2026
2
Menpora Erick Serahkan Penghargaan Pemenang di IYS 2026
Kemenpora
10 jam yang lalu
Menpora Erick Serahkan Penghargaan Pemenang di IYS 2026
3
Gagasan Kehadiran Staf Khusus Presiden Bidang Keolahragaan Memperkuat Ekosistem Olahraga
Nasional
8 jam yang lalu
Gagasan Kehadiran Staf Khusus Presiden Bidang Keolahragaan Memperkuat Ekosistem Olahraga
4
Zlatko Runje Gantikan Igor Tolic Saat Jamu Kalteng FC
Sepakbola
7 jam yang lalu
Zlatko Runje Gantikan Igor Tolic Saat Jamu Kalteng FC
5
Makin Panas, Empat Tim Lolos Bersaing di Semifinal
Basket
12 jam yang lalu
Makin Panas, Empat Tim Lolos Bersaing di Semifinal
6
Lawan Persib, Mundari Karya Optimistis Curi Poin
Sepakbola
7 jam yang lalu
Lawan Persib, Mundari Karya Optimistis Curi Poin
Home  /  Berita  /  Badminton

Mendaki ke Gunung Talang, Bakal Ada Perna dari Nagari Aia Batumbuak

Mendaki ke Gunung Talang, Bakal Ada Perna dari Nagari Aia Batumbuak
Indahnya Gunung Talang dilihat dari kawasan Aia Batumbuak.
Jum'at, 09 September 2016 13:08 WIB
Penulis: Dafrizal

SOLOK - Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Solok, Sumatera Barat meminta pihak Pemerintahan Nagari Aia Batumbuak, Kecamatan Gunung Talang, menerbitkan Peraturan Nagari (Perna) terkait aturan pendakian Gunung Talang. Peraturan ini ini perlu untuk kenyamanan para pendaki Gunung Talang yang semakin ramai.

"Pemerintahan nagari diharapkan segera menerbitkan perna," kata Kepala Disbudpar Kabupaten Solok, Al-Fajri di Arosuka, Kamis, (8/09/2016). Pendakian Gunung Talang melalui jalur Aia Batumbuak telah dipersiapkan sebagai objek wisata yang berbasis masyarakat dan relegius.

"Harus ada aturan yang jelas dari nagari untuk menghindari kesalahan komunikasi antara pengelola dan pendaki," tambahnya. Dalam penyusunan peraturan itu nantinya bisa melibatkan seluruh unsur yang ada, seperti pengelola, penggiat wisata, tokoh masyarakat dan dinas terkait.

Ia menambahkan jika nanti perna sudah ada maka pihaknya akan membantu untuk mengkoordinasikan hasilnya kepada berbagai pihak.

"Setelah adanya perna diharapkan tidak ada lagi kesalahpahaman antara pengelola dan pendaki. Selanjutnya akan mengoordinasikannya dengan pihak-pihak terkait," ujarnya.

Sementara itu Ketua Badan Musyawarah Nagari (BMN) Aia Batumbuak, Sapardi menyebutkan bahwa untuk pengelolaan objek wisata ini memang akan lebih baik jika diserahkan kepada masyarakat, sebab ada nilai kearifan lokal tersendiri yang akan meningkatkan minat wisatawan.

Ia mengemukakan nanti akan diadakan pembahasan terkait usulan dari Disbudpar, tentunya setelah berkoordinasi dengan unsur-unsur yang ada di nagari.

"Jika nantinya akan berdampak baik bagi masyarakat di daerah ini tentu kita akan sama-sama mengusahakannya," tambahnya. ***

Editor:W Leto Tapays
Kategori:PON, Badminton
wwwwww